Ollie Watkins mencetak dua gol setelah masuk dari bangku cadangan saat Aston Villa membalikkan defisit 1-0 untuk mengalahkan Chelsea 2-1 di Stamford Bridge, memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi 11 pertandingan. Substitusi taktis Unai Emery terbukti menentukan di babak kedua, menjaga Villa hanya tiga poin di belakang pemuncak Premier League, Arsenal. Hasil ini menyoroti perubahan luar biasa Villa musim ini, dari peringkat 18 setelah lima laga menjadi ketiga dengan 39 poin setelah 18.
Aston Villa menghadapi ujian berat di Stamford Bridge pada 27 Desember 2025 melawan Chelsea yang dominan yang menguasai babak pertama. Chelsea unggul 1-0 pada menit ke-37 ketika tendangan sudut melengkung Reece James diblokir ke gawang oleh Joao Pedro, membuat kiper Villa Emiliano Martinez tak berdaya meski mengklaim ada obstruction yang ditolak VAR.
Villa kesulitan menciptakan peluang, sementara Chelsea menciptakan banyak kesempatan melalui Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan James. Namun, tepat sebelum menit ke-60, pelatih Unai Emery melakukan tiga pergantian, memasukkan Ollie Watkins, Jadon Sancho, dan Amadou Onana menggantikan Emiliano Buendia, John McGinn, dan Donyell Malen. Perubahan itu mengubah permainan.
Dalam empat menit, Morgan Rogers mengoper bola akurat ke Watkins, yang melepaskan tembakan rendah di bawah Robert Sanchez untuk menyamakan kedudukan. Villa mendapat momentum, dengan Ian Maatsen dan Rogers menguji Sanchez. Pada menit ke-83, Watkins meloncat untuk menyundul tendangan sudut Youri Tielemans menjadi gol kemenangan 2-1.
"Hebat, kemenangan hebat," kata Watkins usai laga. "Bagi saya pribadi, masuk dan cetak dua gol terasa luar biasa. Tapi mempertahankan rekor ini dan menang di sini melawan Chelsea di tempat sulit itu luar biasa." Ia memuji penyesuaian Emery: "Dia mengubahnya karena Chelsea main man-to-man... Jenius taktik, kata saya."
Kemenangan ini menyamai rekor klub Villa dengan 11 kemenangan beruntun, terakhir pada 1914, dan menandai delapan kemenangan beruntun di Premier League. Dari tanpa kemenangan di lima laga liga pertama, Villa kini di posisi tiga dengan 39 poin, unggul 10 dari Chelsea di posisi lima. Emery meremehkan bicara gelar: "Kami bersaing dengan baik. Kami di posisi tiga di liga di belakang Arsenal dan Manchester City. Wow."
Pengamat mencatat dampaknya: Wayne Rooney menyoroti ketajaman Watkins, sementara Alan Shearer menyebut Villa sebagai penantang sungguhan di bawah manajemen Emery yang brilian. Kemenangan ini mempersiapkan laga krusial melawan Arsenal pada 30 Desember, di mana Villa tertinggal tiga poin. Kartu untuk Boubacar Kamara dan Matty Cash membuat mereka absen di laga itu.