Pengguna Bluesky menyalahkan 'vibe coding' atas gangguan layanan hari Senin

Bluesky mengalami gangguan layanan sementara pada hari Senin, yang menurut perusahaan disebabkan oleh penyedia layanan hulu. Banyak pengguna dengan cepat menyalahkan masalah tersebut pada penggunaan alat 'vibe coding' berbasis kecerdasan buatan (AI) oleh para pengembang. Gangguan ini memicu maraknya meme dan kritik di platform tersebut.

Jejaring sosial Bluesky mengalami gangguan layanan pada 6 April, yang terjadi bersamaan dengan masalah di situs-situs lain. Pihak Bluesky menyatakan bahwa masalah tersebut bersumber dari 'penyedia layanan hulu'. Terlepas dari penjelasan ini, pengguna membanjiri lini masa dengan unggahan yang menuduh tim pengembang mengandalkan alat pengodean AI yang tidak dapat diandalkan, yang sering disebut sebagai 'vibe coding'. Meme dan komentar bernada ironis bermunculan, mencerminkan rasa frustrasi terhadap penggunaan AI dalam pengembangan perangkat lunak. Seorang pengguna, T-Kay, menulis, 'Setiap pengembang atau pemrogram yang menggunakan “vibe-coding” atau ketergantungan apa pun pada AI untuk membuat kode, jelas terlalu bodoh untuk mengetahui cara melakukan pekerjaan yang mereka bayar dan harus dipecat. Pemrograman membutuhkan keterampilan, bukan sampah.'

Artikel Terkait

Illustration of frustrated office workers during a ChatGPT service outage on Wednesday afternoon.
Gambar dihasilkan oleh AI

ChatGPT outage briefly disrupts service for users

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

OpenAI's ChatGPT chatbot experienced a temporary outage on Wednesday afternoon, leaving some users unable to access the service.

Apple has enforced App Store guidelines that prohibit apps from executing unreviewed code, leading to the removal of one vibe coding app and blocks on updates for two others in recent weeks. The affected apps include Anything, which was recently removed, and Replit and Vibecode, which faced issues in March. Apple states the rules protect user privacy and security.

Dilaporkan oleh AI

Hangzhou-based AI startup DeepSeek restored its chatbot service on Monday morning after a 12-hour outage that affected millions of users. The disruption started Sunday evening, leading to complaints flooding Chinese social media platforms. The company published maintenance records showing fixes issued overnight.

Doctors, lawyers, and travel advisors are reportedly feeling slighted when clients use AI chatbots to verify their advice.

Dilaporkan oleh AI

Executives at Build a Rocket Boy collaborated with an AI tool to create 'Arcadia Voice,' an in-game voice assistant for the game MindsEye. The demo has drawn sharp criticism from the game's community. The studio's Head of AI responded to defend the technology.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak