AFC Bournemouth meraih kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada hari Minggu, membawa mereka naik ke posisi keenam di Premier League. Kemenangan ini memperbesar peluang mereka untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan. Junior Kroupi dan Rayan Cherki mencetak gol penentu dalam laga tersebut.
Bournemouth melesat ke peringkat keenam klasemen Premier League setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 di kandang saat menjamu Crystal Palace. The Cherries memanfaatkan perubahan komposisi pemain Palace, yang melakukan lima pergantian pemain setelah kemenangan 3-1 di leg pertama semifinal Conference League melawan Shakhtar Donetsk. Hasil ini membuat Bournemouth melompati Brighton and Hove Albion, yang kalah dari Newcastle United pada hari Sabtu, serta Brentford, sehingga memposisikan mereka dengan kuat untuk kampanye Eropa pertama mereka musim depan. Pertandingan tersebut berlangsung di markas Bournemouth pada 3 Mei 2026. Gol pembuka tercipta lewat situasi unik dari tendangan sudut. Evanilson menyundul bola ke arah samping, namun di bawah tekanan dari Junior Kroupi, Jefferson Lerma secara tidak sengaja membelokkan bola melewati kiper Palace, Dean Henderson, menjadi gol bunuh diri. Bournemouth mendominasi sejak awal, dengan Henderson kemudian gagal menangkap bola lemparan jauh karena bertabrakan dengan Jaydee Canvot, yang berujung penalti setelah Marcos Senesi terjatuh. Meskipun kontak minim dikonfirmasi oleh VAR Peter Bankes, wasit Robert Jones tetap memberikan tendangan penalti, yang dieksekusi dengan percaya diri oleh Kroupi ke pojok kiri bawah pada menit ke-32. Palace tidak mencatatkan satu pun tembakan di babak pertama, namun menunjukkan peningkatan setelah pergantian pemain di babak kedua dengan memasukkan Tyrick Mitchell, Adam Wharton, dan Ismaila Sarr. Namun, mereka gagal menciptakan kebangkitan yang berarti. Rayan Cherki mengunci kemenangan 13 menit sebelum waktu normal berakhir, menyambut operan David Brooks dan melepaskan tembakan menyilang ke sudut jauh gawang Henderson. Upaya Sarr di menit akhir, yang membentur tiang dan melenceng, tidak mampu mengubah hasil pertandingan. Awal yang gemilang dan penyelesaian klinis Bournemouth terbukti menentukan dalam menghadapi tim Palace yang lebih fokus pada komitmen di kompetisi Eropa.