Tas bowling, yang juga dikenal sebagai tas dokter, telah muncul kembali sebagai aksesori penting untuk musim semi 2026. Para desainer telah memperbarui gaya terstruktur dengan sentuhan modern, mendapatkan dukungan dari selebritas dan model. Tren ini menonjolkan fleksibilitas dan daya tarik abadinya dalam fashion kontemporer.
Tas bowling, yang awalnya disebut tas dokter, telah kembali secara gemilang sebagai tren tas utama untuk musim semi 2026. Dicirikan oleh pegangan atas melengkung, siluet East-West, bingkai terstruktur, dan bukaan lebar, desain ini awalnya dibuat untuk membawa kertas atau bahkan bola bowling. Akarannya berasal dari minimalisme, tetapi musim ini ia berfungsi sebagai aksesori serbaguna. Para desainer telah menyempurnakan bentuknya dengan fitur seperti pegangan lembut, dasar lebih lebar, dan aksen charm sesekali. Potongan runway menonjol termasuk Bolero milik Balenciaga, versi tebal dengan konstruksi memanjang, yang terlihat dibawa Cynthia Erivo dan Tate McRae. Tas Borsetto besar milik Gucci muncul dibawa supermodel Vittoria Ceretti, Alex Consani, dan Kate Moss selama acara Fashion Month baru-baru ini. Gaya lain yang diantisipasi mencakup doctor pouch milik Celine, yang belum tersedia di toko; Vivant milik Miu Miu, hibrida luas berbahan kulit berpatina; interpretasi setengah bulan berbentuk sculptural milik Alaïa; serta tas India milik The Row, yang ditawarkan dalam berbagai ukuran dan pilihan warna, mencerminkan estetika halus dan populer di kalangan editor serta penggemar street style. Daya tarik tas bowling modern berasal dari desain ramping dan lapangnya yang mampu menampung kebutuhan sehari-hari dari pagi hingga malam. Tas ini cocok dipadukan dengan tailoring tajam atau gaun sederhana. Misalnya, Bad Bunny membawa tas bowling Prada FW25 ke Met Gala tahun lalu, menambahkan lapisan makna pada gaya tersebut. Berbagai merek, termasuk Chloé, Prada, Louis Vuitton, dan Loewe, menawarkan variasi yang memadukan kesan abadi dengan tren terkini.