Charlize Theron ungkap trauma masa kecil akibat alkoholisme ayahnya

Charlize Theron berbicara dalam wawancara dengan New York Times mengenai masa kecilnya yang menakutkan di Afrika Selatan di tengah kecanduan alkohol dan kekerasan yang dilakukan ayahnya, Charles Theron. Ia merinci peristiwa pada malam tahun 1991 ketika ibunya, Gerda Jacoba Aletta Martiz, menembak mati sang ayah untuk membela diri. Aktris tersebut merefleksikan bagaimana peristiwa-peristiwa ini membentuk kemandiriannya.

Charlize Theron, 50, baru saja berbagi kisah mengenai masa kecilnya dalam sebuah wawancara dengan New York Times. Tumbuh besar di sebuah peternakan di luar Johannesburg, ia merasa ketakutan oleh orang-orang mabuk — ia melihat orang-orang merangkak di lantai setiap akhir pekan. 'Ayah saya membangun bar besar di dalam rumah,' ujarnya mengenai Charles Theron, seorang 'pecandu alkohol yang berfungsi penuh' yang sering menghilang dan pulang dalam kondisi kacau, memicu kekerasan verbal dan suasana dingin dengan sang ibu, Gerda. Tidak ada kekerasan fisik terhadap Charlize, namun terdapat banyak ancaman dan perilaku mengemudi dalam keadaan mabuk. Ibunya mengirimnya ke sekolah berasrama untuk melindunginya, sebuah langkah yang bijak.

Apa yang dikatakan orang

Reaksi di X terhadap wawancara Charlize Theron dengan NYT menunjukkan perpaduan antara kekaguman atas kerentanan dan ketangguhannya, pujian bagi keberanian ibunya, inspirasi dari akar Afrika Selatannya, kritik terhadap fokus media pada topik lain, serta sedikit skeptisisme mengenai cerita yang berulang. Postingan dengan interaksi tinggi dari para jurnalis dan pengguna menekankan rincian mentah dari peristiwa traumatis tersebut dan dampaknya terhadap kehidupan sang aktris.

Artikel Terkait

Illustration depicting Hayden Panettiere's recounted boat encounter at age 18 with an older celebrity.
Gambar dihasilkan oleh AI

Hayden Panettiere kenang pengalaman di kapal dengan pria terkenal saat berusia 18 tahun

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Hayden Panettiere membagikan kisah mengerikan dari masa lalunya dalam sebuah penampilan podcast baru-baru ini. Aktris tersebut menceritakan saat dirinya dibawa masuk ke sebuah ruangan bersama selebritas pria yang lebih tua dan tidak berpakaian ketika berada di atas kapal pada usia 18 tahun. Ia terbuka tentang kesadarannya mengenai betapa naifnya dirinya saat itu.

Keke Palmer bicara blak-blakan mengenai dampak emosional kesuksesan Hollywood-nya terhadap kerabatnya dalam sebuah penampilan di Tribeca Festival. Aktris tersebut menggambarkan masa ketika ketenaran membuat semua orang di sekitarnya kesulitan untuk menjalin hubungan.

Dilaporkan oleh AI

Actress Marjorie Estiano, 44, revealed in a podcast that she never wanted children due to a difficult relationship with her mother.

Aktor berusia 71 tahun ini buka suara tentang bagaimana ia terhindar dari bencana awal karier di Hollywood. Ia merasa perjuangannya yang panjang dalam membangun karier telah membuatnya tetap hidup dan rendah hati.

Dilaporkan oleh AI

Emily Ratajkowski buka suara tentang pilihannya untuk merangkul persona 'penjahat' setelah perpisahannya pada 2022 dengan Sebastian Bear-McClard. Dalam sebuah esai bulan Juni 2026 untuk The Cut, ia menggambarkan dirinya mulai menjalani kencan kasual hanya seminggu setelah berpisah. Model dan aktris ini menyebutnya sebagai 'kisah asal mula penjahat' bagi dirinya.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak