Tiongkok luncurkan kapal kargo listrik raksasa dengan baterai berkapasitas besar

Tiongkok telah meluncurkan kapal kargo listrik berukuran besar yang dilengkapi dengan sistem baterai dengan skala yang setara dengan ratusan mobil listrik. Panel surya pada kapal tersebut mendukung kebutuhan listrik di atas kapal. Pengembangan ini menandai langkah signifikan dalam elektrifikasi sektor maritim.

Tiongkok meluncurkan kapal kargo listrik tersebut pada atau sekitar 1 Mei 2026, seperti dilaporkan oleh TechRadar. Kapal ini menonjol karena sistem baterainya yang sangat besar, yang menyaingi kapasitas gabungan dari ratusan mobil listrik. Inovasi ini bertujuan untuk mengurangi emisi dalam pengiriman kargo, sebuah sektor yang dikenal luas karena dampak lingkungannya. Panel surya yang terintegrasi ke dalam desain kapal menyediakan daya tambahan untuk kebutuhan listrik di atas kapal, sehingga meningkatkan fitur keberlanjutannya. Meskipun detail spesifik mengenai nama kapal, kapasitas, atau rencana operasionalnya masih belum diungkapkan dalam laporan awal, peluncuran ini menegaskan dorongan Tiongkok menuju teknologi maritim yang ramah lingkungan. Pengamat industri mencatat bahwa penerapan baterai berskala besar seperti ini dapat membuka jalan bagi adopsi penggerak listrik yang lebih luas dalam pelayaran komersial.

Artikel Terkait

China handed over its first domestically designed 180,000-cubic-meter liquefied natural gas (LNG) carrier on Sunday at a shipyard in Nantong, Jiangsu Province. The vessel, Celsius Georgetown, has departed for Singapore, according to media reports.

Dilaporkan oleh AI

The China State Shipbuilding Corporation released a photo on Thursday showing a massive hull in a dry dock in Guangzhou. Military observers speculate the vessel is a large auxiliary ship for the People's Liberation Army Navy.

Ford Motor Company has formally launched Ford Energy, a new wholly owned subsidiary focused on building container-sized battery systems for utilities and data centers. The move follows the company's December 2025 pivot away from certain EV plans and repurposes an underutilized Kentucky plant previously tied to an electric vehicle joint venture.

Dilaporkan oleh AI

Hyundai Motor Co. unveiled the Ioniq V, its first production model under the Ioniq brand for China, at the 2026 Beijing auto show. The vehicle is built on a platform jointly developed with Beijing Automotive Group (BAIC Group) and features a battery from Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL). It offers more than 600 kilometers on a single charge.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak