Ford meluncurkan anak perusahaan Ford Energy untuk memproduksi baterai skala jaringan

Ford Motor Company telah resmi meluncurkan Ford Energy, anak perusahaan baru yang sepenuhnya dimiliki perusahaan yang berfokus pada pembangunan sistem baterai seukuran kontainer untuk penyedia utilitas dan pusat data. Langkah ini menyusul peralihan strategis perusahaan pada Desember 2025 dari rencana kendaraan listrik tertentu dan memfungsikan kembali pabrik di Kentucky yang sebelumnya kurang dimanfaatkan yang sempat terikat dengan usaha patungan kendaraan listrik.

Ford Energy akan memproduksi dan menjual unit penyimpanan baterai yang dirakit di AS, dengan rencana untuk mencapai kapasitas tahunan setidaknya 20 gigawatt-jam. Pengiriman pertama kepada pelanggan dijadwalkan pada akhir tahun 2027. Produk unggulan perusahaan, yaitu DC Block, hadir dalam dua konfigurasi yang masing-masing menghasilkan 5,45 megawatt-jam dan menargetkan masa pakai 20 tahun dengan menggunakan sel litium besi fosfat.

Artikel Terkait

Tesla and independent energy firm NatPower have agreed to build 25 gigawatt-hours of battery storage using Megapack systems in Italy and Britain.

Dilaporkan oleh AI

Sunrun, Tesla, and Renew Home announced an agreement to aggregate more than 16 gigawatts of home batteries and devices into the largest distributed power plant in the US. The project targets surging electricity demand from data centers. Sunrun shares rose as much as 26 percent following the announcement.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak