Derrick Thompson gets additional prison time for 2023 fatal crash

A Minnesota judge has extended the prison sentence for Derrick Thompson, convicted in a high-speed crash that killed five young women in Minneapolis in 2023. Thompson now faces about 64 years total behind bars after federal sentencing on drug and firearm charges. The ruling came this week following his state conviction last July.

Derrick Thompson, 29, was convicted in July of five counts of third-degree murder and 10 counts of criminal vehicular homicide related to a crash on June 16, 2023, on Interstate 35W in south Minneapolis. A state trooper testified to following Thompson without emergency lights before he sped onto East Lake Street, striking and killing five women: Sahra Gesaade, 20; Salma Abdikadir, 20; Sabiriin Ali, 17; Sagal Hersi, 19; and Siham Odhowa, 19. The victims were friends preparing for a wedding at the time, according to court documents. Thompson drove erratically at speeds topping 100 mph in a rented Cadillac containing a loaded handgun, more than 2,000 fentanyl pills, and other narcotics. His defense claimed his brother, Damarco Thompson, was driving, but Damarco testified he was not in the vehicle during the crash, having been inside it only briefly after rental at Minneapolis-St. Paul International Airport. Last July, Judge Carolina A. Lamas imposed a state sentence of 58 years and eight months. This week, in federal court, Thompson received 14 additional years for fentanyl and firearm charges, with some time concurrent, leading to an expected total of about 64 years in prison. Thompson is the son of former Minnesota State Rep. John Thompson.

Artikel Terkait

Courtroom illustration depicting Ghetts' sentencing for fatal London hit-and-run, with accident scene overlay.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ghetts sentenced to 12 years for fatal London hit-and-run

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

UK grime artist Ghetts, whose real name is Justin Clarke-Samuel, has been sentenced to 12 years in prison for causing the death of a student in a hit-and-run incident. The 41-year-old pleaded guilty to dangerous driving charges after striking 20-year-old Yubin Tamang in Ilford, London, last October. He has also been banned from driving for 17 years.

Lamont Eugene Williams dijatuhi hukuman 12,5 tahun penjara karena pembunuhan tingkat dua atas kematian Alexif Loeza Galvan selama transaksi ganja yang salah. Insiden terjadi pada 6 Maret 2025 di Bloomington, Minnesota, di mana Williams menyeret Galvan dengan kendaraannya, menyebabkan luka fatal. Williams mengklaim bela diri di pengadilan.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria dari Fresno dijatuhi hukuman 19 tahun hingga seumur hidup di penjara setelah menyebabkan kecelakaan mobil mematikan saat mengemudi dalam keadaan mabuk dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Shane Shahan menerobos lampu merah dengan kecepatan hampir 80 mph, menewaskan penumpang Jesse Espino, dan menoleh ke puing-puing sebelum kabur. Ia dinyatakan bersalah atas pembunuhan derajat dua dan tuduhan lainnya setelah deliberasi juri yang singkat.

Seorang pria berusia 37 tahun di Philadelphia menghadapi tuduhan pembunuhan setelah diduga menabrak seorang wanita dengan SUV-nya dalam tabrak lari yang menewaskannya. Insiden tersebut melemparkan korban terbang 20 kaki ke udara, menjatuhkan sepatu kets dan perhiasannya. Polisi mengidentifikasi tersangka setelah kecelakaan November 2024.

Dilaporkan oleh AI

Seorang mantan karyawan yang tidak puas di Colorado menghadapi mantan koleganya di rumah setelah dipecat, tetapi malah menembak istrinya hingga tewas ketika wanita itu membuka pintu. Ernest Cunningham, 53 tahun, menerima hukuman penjara 42 tahun atas pembunuhan derajat dua terhadap Kelsey Roberts-Gariety berusia 23 tahun. Insiden itu terjadi di Denver pada Juni 2024.

One day after Tainara Souza Santos' death from injuries in her ex-partner's dragging attack (see prior coverage), Douglas Alves da Silva now faces completed femicide charges, potentially up to 40 years in prison, amid family calls for justice.

Dilaporkan oleh AI

Seorang sopir DoorDash berusia 41 tahun di Detroit menghadapi beberapa tuduhan setelah meninggalkan lima anaknya sendirian di mobil dengan senjata yang tidak diamankan, yang mengakibatkan putra berusia 11 tahunnya menembak mati adik perempuannya yang berusia 6 tahun. Insiden itu terjadi di tempat parkir saat ibu tersebut mengambil pesanan makanan. Pihak berwenang menggambarkan peristiwa tersebut sebagai kelalaian, yang menyebabkan trauma seumur hidup bagi keluarga.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak