Disney mengonfirmasi rencana taman hiburan Abu Dhabi di tengah ketegangan

Para pejabat yang terlibat dalam taman hiburan yang diusulkan Disney di Pulau Yas di Abu Dhabi telah menegaskan kembali bahwa proyek tersebut tetap dalam pengembangan meskipun konflik Timur Tengah sedang berlangsung. CEO Miral, Mohamed Abdalla Al Zaabi, mengungkapkan antusiasme atas kolaborasi dengan Disney, menggambarkan visi tersebut sebagai 'benar-benar luar biasa'. Ketua Disney Experiences, Josh D'Amaro, juga menyebutkan rencana tersebut dalam pertemuan pemegang saham baru-baru ini.

Pengumuman ini muncul karena ketidakstabilan regional, termasuk aktivitas militer dan pemogokan yang mempengaruhi daerah dekat Dubai, menimbulkan pertanyaan dalam komunitas taman hiburan tentang masa depan proyek tersebut. Pulau Yas telah muncul sebagai pusat hiburan utama, menjadi tuan rumah bagi atraksi-atraksi seperti Ferrari World, Warner Bros World, SeaWorld Abu Dhabi, dan Yas Waterworld. Perkembangan ini telah memposisikannya sebagai pesaing bagi destinasi utama seperti Orlando, dengan taman Disney yang dianggap sebagai batu penjuru yang potensial. Miral, perusahaan Abu Dhabi yang memimpin upaya ini, terus menekankan komitmennya terhadap proyek ini. CEO Mohamed Abdalla Al Zaabi baru-baru ini membagikan pesan publik yang menyoroti kolaborasi dengan pimpinan Disney. Sementara itu, komentar Josh D'Amaro selama rapat pemegang saham menunjukkan bahwa rencana masih terus berjalan. Reaksi penggemar beragam. Diskusi online mencerminkan kegembiraan tentang ekspansi tersebut di samping kekhawatiran akan keselamatan tamu dan stabilitas jangka panjang di wilayah yang menghadapi ketegangan geopolitik. Keluarga yang merencanakan kunjungan mengharapkan keamanan dan prediktabilitas dari pengalaman Disney, sehingga menimbulkan ketidakpastian yang biasanya tidak terkait dengan merek tersebut. Terlepas dari kekhawatiran ini, pesan dari Disney dan para mitranya tetap konsisten: proyek ini terus berjalan. Perkembangan ini terjadi dengan latar belakang konflik Timur Tengah yang lebih luas yang berdampak pada beberapa bagian UEA.

Artikel Terkait

Disney appoints Thomas Mazloum as new Chairman of Experiences division, succeeding Josh D'Amaro amid parks and cruises growth.
Gambar dihasilkan oleh AI

Disney menunjuk Thomas Mazloum sebagai ketua baru divisi Experiences

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Walt Disney Company mengumumkan Thomas Mazloum sebagai Ketua baru Disney Experiences, menggantikan Josh D'Amaro yang akan menjadi CEO. Perubahan tersebut, efektif 18 Maret 2026, mencakup beberapa transisi kepemimpinan lain dalam divisi. Langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan berkelanjutan pada bisnis taman bermain, kapal pesiar, dan produk konsumen Disney.

Walt Disney Studios Park di Disneyland Paris ditutup secara permanen pada 28 Maret 2026 setelah 24 tahun beroperasi, dan dijadwalkan dibuka kembali keesokan harinya sebagai Disney Adventure World. Transformasi ini mencakup area baru seperti World of Frozen di tengah perkiraan lonjakan pengunjung. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi lokasi tersebut bersama CEO Disney Josh D’Amaro menjelang pembukaannya.

Dilaporkan oleh AI

Disneyland Paris merilis iklan resmi pertama untuk rebranding mendatang Disney Adventure World pada 12 Maret 2026. Iklan tersebut menyoroti atraksi baru seperti World of Frozen sambil secara mencolok mengecualikan beberapa wahana yang ada, memicu diskusi penggemar. Rebranding dari Walt Disney Studios Park dijadwalkan pada 29 Maret.

Uni Emirat Arab telah mengumumkan rencana untuk mengembangkan salah satu desa wisata terbesar di dunia di La Güera, kawasan pantai di wilayah Sahara Maroko. Proyek ini bertujuan meningkatkan pariwisata menjelang Piala Dunia FIFA 2030, yang akan ditaja bersama oleh Maroko dengan Spanyol dan Portugal. Inisiatif ini mencerminkan ikatan ekonomi yang semakin erat antara kedua negara.

Dilaporkan oleh AI

Buku baru setebal 450 halaman berjudul 'Adventure Has a New Name - The Making of Disney Adventure World' akan tersedia secara eksklusif di Disneyland Paris mulai April 2026. Buku ini merinci transformasi Walt Disney Studios Park sejak pembukaannya pada tahun 2002 hingga perubahan namanya menjadi Disney Adventure World pada tanggal 29 Maret 2026. Buku ini menampilkan wawancara eksklusif dan materi arsip yang belum pernah dilihat sebelumnya.

CEO baru Disney, Josh D'Amaro, menjawab kekhawatiran pemegang saham tentang perbedaan aturan reservasi Lightning Lane di Disneyland dan Walt Disney World dalam pertemuan pemegang saham tahunan pada 18 Maret 2026. Dia menjelaskan bahwa sistem tersebut mencerminkan pengalaman tamu yang berbeda di setiap resor. D'Amaro mencatat evaluasi yang sedang berlangsung terhadap umpan balik tamu.

Dilaporkan oleh AI

Walt Disney World telah mengumumkan enam penutupan signifikan atraksi dan pengalaman pada 2026, yang memengaruhi pengunjung di seluruh taman hiburannya. Ini mencakup perawatan sementara, penutupan permanen, dan proyek retheming yang akan membentuk ulang area kunci. Tamu yang merencanakan perjalanan harus memeriksa pembaruan untuk menyesuaikan itinerary mereka.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak