Disney mengonfirmasi rencana taman hiburan Abu Dhabi di tengah ketegangan

Para pejabat yang terlibat dalam taman hiburan yang diusulkan Disney di Pulau Yas di Abu Dhabi telah menegaskan kembali bahwa proyek tersebut tetap dalam pengembangan meskipun konflik Timur Tengah sedang berlangsung. CEO Miral, Mohamed Abdalla Al Zaabi, mengungkapkan antusiasme atas kolaborasi dengan Disney, menggambarkan visi tersebut sebagai 'benar-benar luar biasa'. Ketua Disney Experiences, Josh D'Amaro, juga menyebutkan rencana tersebut dalam pertemuan pemegang saham baru-baru ini.

Pengumuman ini muncul karena ketidakstabilan regional, termasuk aktivitas militer dan pemogokan yang mempengaruhi daerah dekat Dubai, menimbulkan pertanyaan dalam komunitas taman hiburan tentang masa depan proyek tersebut. Pulau Yas telah muncul sebagai pusat hiburan utama, menjadi tuan rumah bagi atraksi-atraksi seperti Ferrari World, Warner Bros World, SeaWorld Abu Dhabi, dan Yas Waterworld. Perkembangan ini telah memposisikannya sebagai pesaing bagi destinasi utama seperti Orlando, dengan taman Disney yang dianggap sebagai batu penjuru yang potensial. Miral, perusahaan Abu Dhabi yang memimpin upaya ini, terus menekankan komitmennya terhadap proyek ini. CEO Mohamed Abdalla Al Zaabi baru-baru ini membagikan pesan publik yang menyoroti kolaborasi dengan pimpinan Disney. Sementara itu, komentar Josh D'Amaro selama rapat pemegang saham menunjukkan bahwa rencana masih terus berjalan. Reaksi penggemar beragam. Diskusi online mencerminkan kegembiraan tentang ekspansi tersebut di samping kekhawatiran akan keselamatan tamu dan stabilitas jangka panjang di wilayah yang menghadapi ketegangan geopolitik. Keluarga yang merencanakan kunjungan mengharapkan keamanan dan prediktabilitas dari pengalaman Disney, sehingga menimbulkan ketidakpastian yang biasanya tidak terkait dengan merek tersebut. Terlepas dari kekhawatiran ini, pesan dari Disney dan para mitranya tetap konsisten: proyek ini terus berjalan. Perkembangan ini terjadi dengan latar belakang konflik Timur Tengah yang lebih luas yang berdampak pada beberapa bagian UEA.

Artikel Terkait

The Walt Disney Company has confirmed plans for a new theme park resort on Yas Island in Abu Dhabi, with reports indicating ambitions larger than initially announced. Developed in partnership with Miral, the waterfront park will blend Disney intellectual property with regional culture and open in the early 2030s. These developments persist amid regional tensions.

Dilaporkan oleh AI

Disney held its second-quarter 2026 earnings call on May 6 under new CEO Josh D’Amaro. The company reported modest gains in global attendance and streaming revenue while detailing expansions across cruises, theme parks, and film releases. Officials also emphasized greater use of AI to boost efficiency without replacing creative roles.

Disney has allocated more than four million dollars toward the development of its Tropical Americas area at Animal Kingdom. The investment covers initial demolition, electrical work, and construction for key features including new rides and play areas. The project forms part of a much larger long-term plan for the Orlando resort.

Dilaporkan oleh AI

Frontierland in Walt Disney World's Magic Kingdom is undergoing significant alterations, with construction walls now surrounding areas like Big Al’s and Westward Ho. Access through a narrow walkway may end soon after the park closes Friday night, based on permits and recent activity. This follows previous closures of Splash Mountain, now Tiana’s Bayou Adventure, and Tom Sawyer Island.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak