Sebuah laporan baru dari Dispatch menuduh mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, mengatur upaya untuk mengintimidasi staf ADOR selama penampilan NewJeans di ComplexCon Hong Kong. Klaim tersebut merinci keterlibatan dalam perencanaan serta dugaan intervensi terhadap perwakilan ADOR.
Menurut laporan yang diterbitkan pada 4 Juli, Min Hee Jin berpartisipasi dalam perencanaan pertunjukan NewJeans, termasuk pemotretan foto profil di bawah merek NJZ, penataan gaya di atas panggung, dan rekaman lagu orisinal sambil menekankan kerahasiaan.
Dispatch mengklaim Min berkoordinasi dengan penyelenggara ComplexCon untuk memblokir intervensi ADOR setelah label tersebut memberi tahu mereka bahwa NewJeans telah kalah dalam gugatan untuk mengakhiri kontrak. CEO ADOR dan dua perwakilan hukum dilaporkan harus menunggu selama berjam-jam sebelum akhirnya ditolak.
Laporan tersebut lebih lanjut menduga bahwa ComplexCon mengirim email yang mengancam akan melaporkan seorang pejabat ADOR ke pihak imigrasi, setelah itu seorang pria tak dikenal menyodorkan kamera ke depan wajah pejabat tersebut. Tim ADOR segera kembali ke Korea. Tidak ada satu pun dari klaim tersebut yang telah diverifikasi secara independen.
Netizen bereaksi dengan kritik atas dugaan intimidasi tersebut, sementara yang lain menganggap laporan itu sebagai mediaplay.