Desainer London, Ellie Misner, merayakan ulang tahunnya yang ke-30 dengan pesta peluncuran tertutup untuk koleksi demi couture musim gugur-musim dingin 2026 di restoran Isabel, Mayfair. Bertajuk “It’s My Birthday, I Can Cry If I Want To,” acara tersebut menampilkan desain yang terinspirasi dari emosi sebuah jamuan makan malam ulang tahun yang tidak berjalan sesuai rencana. Para tamu berbaur dalam balutan busana dari lini terbaru sambil menikmati martini dan menu tematik.
Di sebuah ruang privat dengan pencahayaan redup di restoran Isabel, Mayfair, Ellie Misner meluncurkan koleksi demi couture-nya yang mengeksplorasi tekanan menginjak usia 30 tahun melalui pakaian seperti gaun berhias manik-manik tangan dengan motif noda wine rosé, ekor gaun yang terurai, ritsleting yang terbuka, serta korset dengan aksen sendok pencuci mulut. Dikenal karena korset sensual yang merayakan semua bentuk tubuh dan dikenakan oleh tokoh-tokoh seperti Lena Dunham, Raye, dan Myha’la, Misner berkolaborasi dengan desainer Amy Rileyhaus untuk menciptakan bra dari bahan mutiara dan hiasan kepala berbentuk air mata bagi tampilan pertama yang menggambarkan sosok gadis ulang tahun itu sendiri. Banyak tamu mengenakan busana dari koleksi tersebut yang hadir dalam palet warna dusty pink, emas, merah mewah, biru navy, sutra tafeta, satin tebal, hingga kain sisa (deadstock) termasuk tirai milik orang tuanya. Misner mengenakan gaun bermotif garis-garis permen dari koleksi tersebut, yang diikat dengan pita besar di bagian pinggang. “Saya ingin acara ini terasa jauh lebih intim,” ujar Misner. “Saya sudah menunggu cukup lama untuk mengerjakan koleksi baru ini, dan saat kembali sebagai versi Ellie Misner yang lebih matang, saya ingin merayakannya bersama semua orang yang telah mendukung saya.” Para tamu yang hadir termasuk desainer Anissa Kermiche, penulis wine Hannah Crosbie yang mengenakan gaun E.M. punggung terbuka, Miss Jason, penata gaya Phoebe Lettice Thompson, dan penyiar ZEZI. Mereka menikmati martini Grey Goose—varian apel, espresso, dan dirty dengan zaitun—di tengah koleksi busana yang dipajang di dinding dan manekin. Menu yang disajikan meliputi tuna tartare, hidangan utama ayam dan ikan kakap, serta tiramisu teatrikal dengan air terjun krim. Kode QR tersedia untuk mengakses film pendek koleksi tersebut. Malam itu ditutup dengan Misner meniup lilin di atas kue vanila bertingkat karya Lily Vanilli yang dihiasi anggur. Untuk kedepannya, Misner berencana mengambil jeda singkat sembari mengerjakan pesanan gaun pengantin dan pesanan khusus.