Erick Thohir pastikan bonus ASEAN Para Games ditransfer langsung ke rekening atlet

Pemerintah Indonesia mencairkan bonus Rp365 miliar untuk peraih medali ASEAN Para Games pada Selasa, 17 Maret 2026, langsung ke rekening atlet melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Bank Rakyat Indonesia. Langkah ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan proses cepat, transparan, dan tepat sasaran.

Pada 17 Maret 2026, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mentransfer langsung dana bonus kepada atlet peraih medali di ASEAN Para Games. Total bonus mencapai hampir Rp365 miliar, sebagai apresiasi atas prestasi kontingen Indonesia yang meraih 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, finis di posisi kedua klasemen akhir—melampaui target awal 82 emas. Satu sumber menyebut ajang tersebut sebagai ASEAN Para Games 2023 Thailand, sementara sumber lain menyebut 2026, dengan kata kunci 2025 pada keduanya. Rincian bonus meliputi Rp1 miliar untuk emas perorangan, Rp800 juta untuk ganda, Rp500 juta untuk beregu; pelatih mendapat Rp300 juta untuk perorangan dan ganda, serta Rp400 juta untuk beregu. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan, “Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh dana bonus ditransfer langsung ke rekening atlet, sehingga dapat diterima secara cepat, transparan, dan tepat sasaran.” Ia juga menambahkan, “Pemerintah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat dan dedikasi.” Selain pencairan, Kemenpora dan BRI menyediakan pendampingan literasi keuangan dan perencanaan finansial bagi atlet. Erick Thohir menekankan, “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus berprestasi,” dan “Terima kasih atas perjuangan luar biasa para atlet Indonesia yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi nama bangsa.”

Artikel Terkait

Indonesian Minister Erick Thohir at the ASEAN Para Games 2025 opening ceremony with cheering para athletes and flag-waving crowd.
Gambar dihasilkan oleh AI

Menpora Erick Thohir hadir di pembukaan ASEAN Para Games 2025

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menghadiri upacara pembukaan ASEAN Para Games ke-13 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20 Januari 2026. Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat Indonesia terhadap 290 atlet disabilitas yang bertanding di 18 cabang olahraga. Kontingen Merah Putih menargetkan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan kontingen Indonesia meraih 31 medali emas di SEA Games 2025 Thailand, menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara. Melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Prabowo mengirim salam dan pesan semangat kepada para atlet. Pemerintah juga menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk setiap peraih emas sebagai penghargaan atas dedikasi mereka.

Dilaporkan oleh AI

Kontingen Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 dengan koleksi 393 medali, menempati posisi kedua klasemen akhir di belakang Thailand. Total medali terdiri dari 135 emas, 144 perak, dan 114 perunggu. Prestasi ini melampaui target awal 102 medali emas.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjadi sorotan setelah hampir sebulan tidak memposting tentang Timnas Indonesia di Instagram pribadinya. Unggahannya justru didominasi capaian medali emas cabang olahraga lain di SEA Games 2025. Situasi ini memicu pertanyaan publik di tengah rentetan kegagalan Timnas sepanjang tahun.

Dilaporkan oleh AI

SEA Games 2025 di Thailand menjadi penutup era emas olahraga Indonesia, dengan lima atlet legendaris Merah Putih yang resmi mengumumkan pensiun setelah puluhan tahun mengabdikan diri.

PSSI secara resmi meluncurkan PSSI Awards 2026 pada Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, pada 6 Desember 2025. Ajang ini menjadi yang pertama bagi federasi berusia 95 tahun untuk memberikan penghargaan kepada insan sepakbola nasional. Terdapat 17 kategori yang diperebutkan, termasuk penghargaan performa dan pengakuan khusus.

Dilaporkan oleh AI

Performa gemilang Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 menarik minat 10 klub Eropa terhadap para pemainnya. Skuad asuhan Hector Souto mencapai final untuk pertama kali, meski kalah dari Iran lewat adu penalti. PSSI juga menerima denda AFC sebesar Rp235 juta tanpa banding.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak