Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menghadiri upacara pembukaan ASEAN Para Games ke-13 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20 Januari 2026. Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat Indonesia terhadap 290 atlet disabilitas yang bertanding di 18 cabang olahraga. Kontingen Merah Putih menargetkan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Upacara pembukaan ASEAN Para Games ke-13 2025 berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, pada Selasa malam, 20 Januari 2026. Menpora Erick Thohir hadir untuk menunjukkan dukungan pemerintah terhadap perjuangan atlet Indonesia. "Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan sepenuhnya kepada para atlet kebanggaan kita yang akan memulai perjuangan di ASEAN Para Games 2025," ujar Erick seusai acara.
Ia memuji semangat dan keyakinan kontingen Merah Putih yang terlihat selama defile pembukaan, di mana atlet memakai busana adat daerah seperti dari Nusa Tenggara Timur, Bali, dan Sumatera Utara, serta simbol budaya seperti Hanoman. Penampilan ini mencerminkan kekayaan budaya Nusantara dan meningkatkan kepercayaan diri atlet. Erick juga mengapresiasi tradisi atlet Indonesia memberikan pin berlambang Garuda sebagai suvenir kepada relawan dan delegasi negara lain, sebagai bentuk diplomasi budaya untuk mempererat persahabatan.
"Silakan ini suvenir Indonesia untukmu," kata atlet para tenis meja Agustiningsih kepada seorang relawan Thailand. Relawan Isnai Hayibura merespons, "Terima kasih, pin Indonesia keren." Tindakan ini disambut antusias dan memperkenalkan identitas Indonesia kepada tuan rumah.
Erick mengimbau atlet, pelatih, dan ofisial untuk fokus pada pertandingan, bukan keluhan atas kekurangan pelayanan. "Semuanya harus menunjukkan kalau Indonesia bukan bangsa yang suka mengeluh dan lebih bagus fokus untuk menghadapi pertandingan ke depan," tegasnya. Ia menekankan kesolidan antara National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), Chef de Mission (CdM), pelatih, dan tim untuk mencapai target prestasi.
Ajang ini diikuti 11 negara dengan sekitar 1.700 atlet berebut 493 medali emas di 19 cabang olahraga plus dua ekshibisi, berlangsung hingga 26 Januari 2026. Kompetisi dimulai pada 21 Januari, termasuk para renang, angkat berat, dan atletik. Indonesia berkomitmen pada nilai inklusivitas, persahabatan, dan sportivitas.