Kontingen Indonesia berhasil meraih 29 medali emas pada hari ketiga ASEAN Para Games 2025 di Thailand, mempertahankan posisi kedua di klasemen sementara. Prestasi ini melampaui target harian sebesar 13 emas, dengan cabang para atletik menyumbang paling banyak yakni 10 emas. Total medali emas Indonesia mencapai 69, di bawah tuan rumah Thailand yang memimpin dengan 109 emas.
Pada Jumat (23/1/2026), kontingen Merah Putih Indonesia tampil gemilang di hari ketiga ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Mereka meraih 29 medali emas, naik dari 21 emas sehari sebelumnya, sehingga total menjadi 69 emas, 75 perak, dan 69 perunggu. Prestasi ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara, di bawah Thailand yang mengumpulkan 109 emas, 101 perak, dan 84 perunggu.
Cabang olahraga para atletik menjadi penyumbang terbesar dengan 10 emas, diikuti para renang (5 emas), para tenis meja (4 emas), serta boccia, para panahan, para angkat berat, dan para judo masing-masing 2 emas. Tenpin bowling dan para catur menyumbang 1 emas each. Beberapa pemenang termasuk Maulana Rifky Yavinda di para renang Men's 100m Freestyle S12, Handayani di boccia Women's Individual BC1, dan Ansyari di para atletik Men's Javelin F41.
Malaysia berada di posisi ketiga dengan 33 emas, diikuti Filipina (26 emas) dan Vietnam (24 emas). Ajang ini masih berlanjut, dengan persaingan ketat hingga akhir. Prestasi Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam olahraga penyandang disabilitas di kawasan ASEAN, melampaui target awal dan membuka peluang mendekati posisi puncak.