Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan kontingen Indonesia meraih 31 medali emas di SEA Games 2025 Thailand, menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara. Melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Prabowo mengirim salam dan pesan semangat kepada para atlet. Pemerintah juga menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk setiap peraih emas sebagai penghargaan atas dedikasi mereka.
Keberhasilan kontingen Merah Putih mengumpulkan 31 medali emas hingga Sabtu (13/12/2025) membuat Presiden Prabowo Subianto bangga dengan perjuangan para atlet di SEA Games 2025. Presiden menilai para atlet telah menunjukkan usaha terbaik dalam tugas mulia membela negara, sehingga Indonesia Raya berkumandang di hadapan bangsa-bangsa Asia Tenggara.
Sebagai bentuk dukungan, Prabowo menyampaikan salam melalui Menpora Erick Thohir. "Bapak Presiden Prabowo menyampaikan salam kepada seluruh atlet yang sedang berjuang di SEA Games. Beliau berterima kasih kepada para peraih medali atas semangat mereka menghadirkan prestasi. Bapak Presiden juga berpesan para atlet untuk total dalam bertanding sampai di hari akhir, tetap konsentrasi, disiplin dan bangun kekuatan mental serta keyakinan, karena ini adalah kunci sang pemenang," ujar Erick.
Pada hari itu, Indonesia menambah prestasi gemilang. Petembak Dewi Laila Mubarokah meraih dua emas di nomor 10 meter Air Rifle beregu putri dan perseorangan, meski sedang hamil empat bulan—rahasia yang ia simpan rapat. Atlet lompat jangkit Maria Natalia Londa merebut emas dengan lompatan 13,85 meter, mengalahkan tuan rumah Thailand. Tim tenis putri mempertahankan emas beregu dengan mengalahkan Thailand 2-1. Di judo, I Made Sastra Dharma menyumbang emas kelas 81-90 kg putra. Karateka Joshua Kandou meraih emas kumite 75 kg putra setelah mengalahkan Vietnam 9-3. Lifter Luluk Diana Tri Wijayana membuka emas angkat besi kelas 48 kg putri dengan total 184 kg.
Prestasi ini melampaui target Kemenpora di beberapa cabang dan memperkuat posisi Indonesia di klasemen, di belakang Thailand (92 emas) dan di depan Vietnam (30 emas). Pemerintah menghargai kerja keras dengan bonus Rp1 miliar per emas, sebagai penghormatan bagi pahlawan olahraga.