Indonesian para athletes celebrate surpassing their 82-gold target with 102 golds at the ASEAN Para Games 2025, securing second place.
Indonesian para athletes celebrate surpassing their 82-gold target with 102 golds at the ASEAN Para Games 2025, securing second place.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia lampaui target 82 emas di ASEAN Para Games 2025 dengan 102 medali emas

Gambar dihasilkan oleh AI

Kontingen Indonesia berhasil melampaui target 82 medali emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan mengoleksi 102 emas hingga Minggu pagi, menempati posisi kedua di bawah tuan rumah Thailand. Prestasi ini diraih di tengah tantangan regulasi yang kurang ideal, menunjukkan ketangguhan atlet disabilitas Tanah Air.

Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Hingga Minggu (25 Januari 2026) pukul 07.00 WIB, Indonesia telah meraih 102 medali emas, melampaui target awal 82 emas yang dipatok National Paralympic Committee of Indonesia (NPC). Total medali mencapai 298, terdiri dari 102 emas, 104 perak, dan 92 perunggu.

"Jadi kontingen Indonesia sudah jauh melampaui target," kata Wakil Sekretaris Jenderal NPC Rima Ferdianto. Ia menambahkan bahwa torehan ini masih berpotensi bertambah pada hari terakhir kompetisi, yang juga menjadi bagian dari regenerasi atlet menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

Pada Sabtu (24 Januari), Indonesia menambah 33 emas, membawa total dari 69 menjadi 102. Cabang para atletik menjadi penyumbang terbesar dengan 39 emas, diikuti para renang (22 emas), para angkat berat (8 emas), dan para judo yang menyapu bersih 7 emas. Tim para panahan juga meraih juara umum dengan 5 emas dari 9 nomor, melebihi target 2 emas.

Pelatih para atletik Setiyo Budi Hartanto mengakui tantangan awal: "Awalnya agak pesimis karena banyak nomor andalan tidak dipertandingkan dan ada penggabungan klasifikasi yang kurang ideal, tetapi atlet mampu beradaptasi dan hasilnya sangat membanggakan."

Meski Thailand memimpin dengan 143 emas, Indonesia menempel ketat di posisi kedua. Chef de Mission mencatat adanya pelanggaran regulasi yang merugikan Indonesia, tetapi atlet tetap tampil konsisten. Prestasi ini membuktikan dominasi di cabang-cabang unggulan, dengan potensi tambahan dari final seperti mixed team compound open di panahan.

Artikel Terkait

Sharmila Dhankar celebrating India's first para athletics gold medal at the Commonwealth Games.
Gambar dihasilkan oleh AI

India wins first Para Athletics gold at Commonwealth Games 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

India achieved a historic milestone at the Commonwealth Games in Glasgow on Monday as Sharmila Dhankar claimed the country's first Para Athletics gold, ending a 20-year wait, while Shilpa Shyla secured bronze in the same event.

Tim para atletik Indonesia meraih gelar juara umum bersama Ukraina di World Para Athletics Grand Prix 2026 di Tunisia.

Dilaporkan oleh AI

Pasangan panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih memecahkan rekor dunia nomor speed relay putri sekaligus meraih medali emas di Asian Beach Games Sanya 2026, China, pada 29 April 2026 malam WIB. Ini menjadi emas pertama Indonesia di ajang tersebut. Prestasi ini diraih setelah perjuangan ketat di semifinal dan final.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak