Ditjen Imigrasi bentuk tim khusus untuk atlet asing

Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenimipas menyiapkan tim khusus untuk mempermudah layanan keimigrasian atlet asing di Indonesia. Pengumuman ini disampaikan Direktur Jenderal Hendarsam Marantoko usai menonton IBL All-Star 2026 di Bandung Arena pada 11 April 2026 malam.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengumumkan pembentukan tim khusus untuk sektor olahraga. Langkah ini bertujuan mendukung ekosistem olahraga nasional dengan memberikan kemudahan administrasi bagi atlet dan pelaku olahraga asing di Indonesia. Direktur Jenderal Hendarsam Marantoko menyatakan hal ini setelah menyaksikan pertandingan IBL All-Star 2026 di Bandung Arena, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu malam (11/4).

"Kami akan membentuk tim khusus yang menangani sektor olahraga, dengan begitu para atlet akan lebih mudah dalam proses administrasi," ujar Hendarsam. Tim ini akan menyediakan jalur khusus atau fast track di bandara agar atlet tidak mengantre panjang saat pengecekan dokumen. Proses administrasi juga disederhanakan melalui aplikasi untuk menghindari pemeriksaan berulang.

Menurut Hendarsam, kemudahan ini penting karena antrean panjang dapat memengaruhi suasana hati atlet dan performa mereka di lapangan, yang berpotensi merugikan klub seperti di Indonesian Basketball League (IBL). Atlet asing tidak hanya meningkatkan kualitas kompetisi, tetapi juga berperan sebagai duta citra Indonesia di kancah internasional.

Imigrasi tetap menjaga fungsi pengawasan terhadap warga negara asing yang bekerja di Indonesia, dengan pendekatan pembinaan, pencegahan, dan edukasi. Kebijakan ini diharapkan memperkuat ekosistem olahraga nasional serta mendorong dampak ekonomi dari penyelenggaraan ajang olahraga internasional.

Artikel Terkait

PSSI chairman Sumardji at press conference assuring Indonesian citizenship of four national team players despite Dutch work permit issues.
Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI assures WNI status of four Timnas players amid Dutch passport controversy

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI has confirmed that the Indonesian citizenship status of four national team players in the Dutch league remains secure, despite work permit issues following naturalization. National Team Board Chairman Sumardji described the matter as purely Dutch administrative. The controversy arose after club protests over the players' non-EU status.

Bulgaria national team coach Aleksandar Dimitrov has acknowledged Indonesia's squad as a tough opponent due to many players in elite European leagues. The statement came during training in Jakarta on March 25, 2026. Indonesia has finalized its 23-player squad for the FIFA Series from March 27-30 at Stadion Gelora Bung Karno.

Dilaporkan oleh AI

Building on initial ministerial warnings and Hajj embarkations earlier in April 2026, the Task Force for Handling Illegal Hajj and Umrah—formed on April 14—has uncovered dozens of fraud cases targeting pilgrims. By April 30, it received 115 reports, with 68 under processing, as Wakapolri Commissioner General Dedi Prasetyo stressed prevention and enforcement against repeat offenders.

Indonesia national team coach John Herdman has begun calling players for a training camp from May 26-30, 2026, in Jakarta ahead of the 2026 AFF Cup. Four Persija Jakarta players—Fajar Fathurrahman, Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, and Witan Sulaeman—are included in the initial list per a PSSI letter dated April 22, 2026. The absence of Rizky Ridho has drawn public attention.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's government disbursed Rp365 billion in bonuses for ASEAN Para Games medalists on Tuesday, March 17, 2026, directly into athletes' accounts via the Ministry of Youth and Sports and Bank Rakyat Indonesia. The move follows instructions from President Prabowo Subianto to ensure a fast, transparent, and targeted process.

Coordinating Minister for Economic Affairs Airlangga Hartarto confirmed that the export proceeds policy will take effect on June 1 2026 following a meeting with the President at Merdeka Palace.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak