Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pesan kepada 200 calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang diberangkatkan ke Jepang agar bekerja secara profesional dan menjaga nama baik Indonesia. Pesan disampaikan saat pelepasan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat (3/4). Acara ini bagian dari program SMK Go Global.
Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pesan utama saat pelepasan 200 calon PMI ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) sektor manufaktur di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (3/4). Ini merupakan fase awal atau piloting yang didukung pembiayaan CSR BUMN sebagai implementasi program SMK Go Global.
"Kuncinya adalah profesionalitas anda, integritas anda, dan komitmen kultur anda untuk menjaga nama baik Indonesia. Semua PMI harus bekerja dengan kepala tegak, berani, yakin, profesional, keahlian anda tidak kalah dari keahlian negara-negara lainnya," ujar Muhaimin. Ia juga menekankan pentingnya belajar terus-menerus karena dunia kerja berubah cepat.
Muhaimin mengajak BUMN mendukung lebih banyak tenaga kerja global melalui program SMK Go Global yang mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto. "SMK kita mau tidak mau harus menyesuaikan diri," tegasnya, sambil mendorong penganggaran APBN untuk pelatihan. Dari 200 calon PMI, 50 dibantu CSR PT Angkasa Pura, 30 dari CSR PT Kereta Api Indonesia, dan 120 melalui P3MI.
Acara dihadiri Direktur Teknik PT Angkasa Pura Ristiyanto Eko Wibowo dan Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla.