Presiden Komisi Eropa mengecam rezim Iran

Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa, dengan tajam mengkritik rezim Iran dalam sebuah pidato di Brussels. Ia membela tindakan yang dipimpin AS terhadap Iran dan menyoroti represi rezim terhadap rakyatnya. Von der Leyen menyatakan solidaritas dengan sekutu yang terdampak di tengah ketegangan regional.

Hari Senin, Ursula von der Leyen berpidato di Konferensi Duta Besar UE 2026 di Brussels, dengan fokus pada konflik Timur Tengah. Ia memulai dengan mencatat beratnya situasi di wilayah tersebut dan implikasinya bagi kebijakan luar negeri Eropa. «Saya memulai dengan Timur Tengah — bukan hanya karena beratnya dan kecepatan konflik di sana, tetapi juga karena apa yang diberitahukannya kepada kita tentang dunia — dan bagaimana Eropa serta kebijakan luar negerinya masuk ke dalamnya,» katanya.  nnVon der Leyen membahas perdebatan mengenai serangan yang dipimpin AS terhadap Iran, dengan menyatakan, «Anda akan mendengar pandangan berbeda tentang apakah konflik di Iran adalah perang pilihan atau perang keharusan. Tetapi saya percaya perdebatan ini sebagian meleset dari intinya. Karena Eropa harus fokus pada realitas situasi, melihat dunia sebagaimana adanya hari ini.»  nnIa mengeluarkan kecaman keras terhadap rezim Iran, dengan mengatakan, «Saya ingin jelas: tidak seharusnya ada air mata untuk rezim Iran yang telah menimbulkan kematian dan memaksakan represi pada rakyatnya sendiri. Mereka membantai 17.000 pemuda mereka sendiri. Dan rezim ini telah menyebabkan kehancuran dan destabilisasi di seluruh wilayah melalui proksinya yang dipersenjatai misil dan drone.» Ia menyebutkan bahwa banyak orang Iran dan lainnya di wilayah tersebut telah merayakan kematian Ayatollah Khamenei, berharap jalan menuju Iran merdeka. «Rakyat Iran berhak atas kebebasan, martabat, dan hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri — meskipun kita tahu ini akan penuh bahaya dan ketidakstabilan selama dan setelah perang,» tambahnya.  nnVon der Leyen menyoroti dampak bagi Eropa, termasuk serangan terhadap pangkalan militer Inggris di Siprus dan pasukan NATO yang menembak jatuh sebuah drone. «Warga kami terjebak dalam tembak-menembak. Mitra kami diserang — dan saya telah menghubungi banyak di antara mereka di seluruh wilayah untuk menyatakan solidaritas dan dukungan kami,» catatnya, menegaskan kembali solidaritas dengan Inggris.  nnMelihat ke depan, ia mendesak Eropa untuk lebih tegas terlibat dalam urusan global. «Semua ini menunjukkan betapa rapuhnya situasi global saat ini, betapa beragamnya ancaman, dan bagaimana Eropa selalu terdampak oleh apa yang terjadi di seluruh dunia. Jadi gagasan bahwa kita bisa hanya mundur dan menarik diri dari dunia yang kacau ini hanyalah khayalan,» kesimpulannya. Pidato tersebut mendapat pujian dari aktivis Iran Masih Alinejad pada 10 Maret 2026, yang menyebutnya pernyataan yang jelas dan menggembirakan.

Artikel Terkait

Ursula von der Leyen announces EU electricity tax cuts at Brussels press conference, screen shows falling prices and energy icons against Middle East crisis backdrop.
Gambar dihasilkan oleh AI

Brussels proposes cutting electricity taxes amid energy crisis

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The European Commission, led by Ursula von der Leyen, proposes reducing electricity taxes, reviewing the carbon emissions market, and avoiding premature nuclear plant closures to lower energy prices amid the Middle East war. These measures address surging oil prices due to the Strait of Hormuz closure, costing 6 billion euros since February 28. The EU meanwhile rejects military involvement in the conflict despite pressure from Donald Trump.

The European Parliament is voicing growing concerns over US interferences, including sanctions against figures like Thierry Breton and Judge Nicolas Guillou. A special commission led by Nathalie Loiseau plans a session on the issue. At the European Commission, Ursula von der Leyen appears to be looking the other way.

Dilaporkan oleh AI

The European Parliament rejected a motion of censure against Commission President Ursula von der Leyen on Thursday, January 22, initiated by the far right over disputes surrounding the Mercosur agreement. The motion garnered only 165 votes in favor against 390 against. The French government firmly opposes any provisional application of the treaty, calling it a 'democratic violation'.

At a University of Hong Kong seminar, former US diplomat Klein stated that China's hopes for Europe to pivot toward Beijing amid deteriorating US-EU ties are misplaced. He highlighted Brussels' core task of navigating US-China rivalry while seeking balance between the two.

Dilaporkan oleh AI

Supreme Leader Ali Khamenei, in a January 9 national address, branded protesters 'vandals' and 'saboteurs' seeking to please U.S. President Donald Trump—as demonstrations sparked by economic crisis on December 28 spread to over 50 cities under a near-total internet blackout, with rights groups reporting at least 51 deaths including nine children. Trump warned of severe consequences, while European leaders and the UN condemned the crackdown.

Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Belanda, Kanada, dan Jepang telah mengeluarkan surat bersama yang mengutuk serangan Iran baru-baru ini terhadap kapal-kapal komersial dan infrastruktur di Teluk, serta penutupan Selat Hormuz secara de facto. Pernyataan tersebut mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas konflik yang meningkat dan menyerukan kepada Iran untuk menghentikan kegiatan tersebut. Pernyataan tersebut juga menandakan kesiapan untuk berkontribusi dalam upaya memastikan perjalanan yang aman melalui selat tersebut.

Dilaporkan oleh AI

The war in Iran raises concerns about a potential migration wave to Europe. German Chancellor Friedrich Merz called for preventing uncontrolled movements from Iran, while international organizations warn of a humanitarian emergency. Despite 100,000 departures from Tehran, no wave has been observed at borders yet.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak