FIFA telah memberlakukan larangan pendaftaran transfer pada klub Liga Premier Mesir Zamalek karena tiga sengketa yang belum terselesaikan. Larangan ini mencegah klub mendaftarkan pemain baru hingga masalah tersebut diselesaikan. Ini menambah sejarah sanksi keuangan Zamalek.
Badan pengatur sepak bola global tersebut mengonfirmasi larangan di situs webnya, mencantumkan Zamalek di antara klub yang dilarang mendaftarkan pemain baru. Detail tentang kasus spesifik atau pihak yang terlibat tidak diungkapkan.
Zamalek, yang berbasis di Kairo, telah menghadapi berbagai sanksi dalam beberapa tahun terakhir yang berasal dari sengketa keuangan dengan mantan pemain dan pelatih. Salah satu kasus tersebut melibatkan pelatih asal Portugal José Gomes, yang melatih klub pada 2024 dan saat ini memimpin Al-Fateh Arab Saudi.
Pembatasan terbaru ini memperburuk tantangan keuangan berkelanjutan klub, yang telah memengaruhi operasi dan menyebabkan berbagai proses hukum di hadapan badan olahraga internasional. Menurut daftar resmi FIFA, Zamalek bergabung dengan tiga klub Mesir lainnya yang sedang dalam suspensi pendaftaran: Ismaily, Eastern Company, dan Tala Youth Centre.
Meskipun ada masalah di luar lapangan ini, Zamalek tetap aktif dalam kompetisi. Klub tersebut berada di peringkat ketiga Liga Premier Mesir dengan 22 poin, tertinggal empat poin dari pemuncak Ceramica Cleopatra. Mereka juga sedang mempersiapkan diri untuk semifinal Piala Super Mesir melawan Pyramids FC pada Kamis di Uni Emirat Arab, dengan pemenang maju ke final melawan Ahly atau Ceramica Cleopatra.