Banjir bandang kembali terjang Aceh Tengah, dua jembatan darurat ambruk

Kabupaten Aceh Tengah kembali dilanda banjir bandang akibat hujan deras sejak sore, menyebabkan dua jembatan darurat ambruk dan sejumlah desa terisolasi. Tidak ada korban jiwa dilaporkan sejauh ini. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) telah mengerahkan tim untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan bahwa Kabupaten Aceh Tengah dilanda banjir bandang pada Senin malam akibat hujan deras sejak sore. "Hujan deras sejak sore mengakibatkan banjir bandang di Aceh Tengah," kata Kepala BPBA, Bahron Bakti, dalam laporannya dari Banda Aceh.

Dua jembatan darurat yang dibangun pasca-bencana hidrometeorologi akhir November 2025 ambruk. Jembatan tersebut berada di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, dan Desa Terang Engon, Kecamatan Silih Nara. Akibatnya, empat desa di Kecamatan Ketol terisolasi, sementara satu desa di Kecamatan Silih Nara terisolir karena jembatannya miring dan terbawa arus.

Tidak ada korban jiwa atau pengungsi dari banjir bandang susulan ini. BPBD Aceh Tengah mengerahkan dua unit alat berat ke lokasi. "Saat ini hujan masih turun dan arus air masih sangat deras. BPBD menerjunkan petugas TRC PB guna mengantisipasi kemungkinan hal-hal buruk terjadi," tambah Bahron Bakti.

Artikel Terkait

Heavy rain causes flooding on Jakarta roads and neighborhoods, with BPBD teams responding.
Gambar dihasilkan oleh AI

Heavy rain floods 55 neighborhoods and 3 roads in South and West Jakarta on May 4, 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

DKI Jakarta's Disaster Mitigation Agency (BPBD) recorded flooding in 55 neighborhoods (RT) across South and West Jakarta due to heavy rain on Monday, May 4, 2026. Three roads were inundated with water levels of 30-120 cm amid rising levels at key monitoring posts reaching Alert 3 status. BPBD deployed personnel for monitoring, pumping, and coordination with other agencies.

Twelve rukun tetangga (RT) in Petogogan Ward, Kebayoran Baru District, South Jakarta, were flooded to 20 cm deep due to heavy rain and Kali Krukut overflow. The DKI Jakarta Disaster Mitigation Agency (BPBD) confirmed the incident on Saturday, May 2, 2026. BPBD has deployed personnel to monitor and address the flooding.

Dilaporkan oleh AI

The Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) issued an early warning for heavy rain accompanied by lightning in several areas of East Kalimantan starting Sunday night.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak