Flooded Jakarta street with chest-high water; residents and rescuers evacuate amid heavy rain.
Flooded Jakarta street with chest-high water; residents and rescuers evacuate amid heavy rain.
Gambar dihasilkan oleh AI

Banjir akibat hujan deras merendam puluhan RT di Jakarta

Gambar dihasilkan oleh AI

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, 8 Maret 2026, menyebabkan banjir di 75 RT dan 19 ruas jalan di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur. Ketinggian air mencapai hingga 1,7 meter di beberapa lokasi, memaksa warga mengungsi dan mengganggu akses jalan. BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk evakuasi dan penanganan genangan.

Hujan deras yang berlangsung sejak Sabtu (7 Maret 2026) hingga Minggu pagi telah memicu banjir di berbagai wilayah DKI Jakarta. Menurut data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 08.00 WIB, 75 rukun tetangga (RT) dan 19 ruas jalan terendam, dengan ketinggian air antara 20 sentimeter hingga 1,7 meter. Lokasi terparah termasuk tiga RT di Kelurahan Cipete Utara dan satu RT di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, yang mencapai 1,7 meter.

Di Jakarta Barat, 22 RT terdampak, seperti di Kelurahan Kedaung Kali Angke (60-70 cm) dan Sukabumi Selatan (100 cm). Jakarta Selatan mencatat 22 RT, termasuk Cipete Utara (170 cm) dan Duren Tiga (60-100 cm). Sementara Jakarta Timur memiliki 31 RT terendam, seperti di Halim Kampung Melayu (130 cm).

Seorang warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Joni (38), melaporkan air naik sejak Sabtu pukul 22.00 WIB hingga mencapai 125-150 cm pada Minggu pagi, merendam perabotan rumah dan memutus akses jalan. "Pagi ini, air sudah mencapai sekitar 125-150 sentimeter, naik terus airnya," kata Joni.

BPBD telah melakukan evakuasi dan koordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk penyedotan air. Di wilayah sekitar, seperti Kota Tangerang, sembilan kecamatan juga terdampak dengan ketinggian hingga 1,5 meter di Kecamatan Periuk, dan warga mengungsi ke posko seperti masjid dan GOR. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menyatakan, "Kita terus lakukan evakuasi warga terdampak ke posko pengungsian untuk keselamatan."

Selain itu, pos pantau Angke Hulu naik ke status Siaga 1 dengan ketinggian 340 cm pukul 02.00 WIB, memicu peringatan banjir untuk kelurahan seperti Kembangan Selatan dan Cengkareng Timur. Masyarakat diimbau menghubungi 112 untuk darurat. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga disertai petir berlanjut sepanjang hari.

Artikel Terkait

The Jakarta Disaster Mitigation Agency (BPBD DKI) reports that floods are still submerging 30 neighborhoods (RT) in East, North, and South Jakarta, with maximum water levels of 50 centimeters. The flooding is receding after reaching 3.5 meters on Friday, due to heavy rainfall and river overflows.

Dilaporkan oleh AI

The Jakarta Disaster Mitigation Agency reports flooding submerging nine neighborhoods and one road in West and North Jakarta on Sunday morning. Water levels reached 10-20 centimeters, forcing 350 residents to evacuate. Heavy rain and river overflows are the main causes.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak