Pengeluaran TI global akan mencapai $6,31 triliun tahun ini, didorong oleh kecerdasan buatan, menurut Gartner. Perusahaan TI India menghadapi tekanan margin karena klien menuntut penghematan biaya dari adopsi AI. Sektor ini, bagaimanapun, melihat peluang dalam layanan terkelola.
Gartner memprediksi pengeluaran TI global akan melonjak hingga $6,31 triliun, yang utamanya dipicu oleh investasi dalam teknologi AI. John-David Lovelock, seorang analis Gartner, menyoroti tren ini di tengah pergeseran prioritas perusahaan di seluruh dunia. Prakiraan ini menggarisbawahi peran AI dalam mendorong pertumbuhan pasar secara keseluruhan, termasuk pusat data hyperscale dan kebutuhan infrastruktur. India berpotensi mendapatkan keuntungan dari pengembangan infrastruktur AI tanpa perlu membangun pusat data lokal yang masif, catat para analis. Penyedia layanan TI tradisional India menghadapi tantangan karena klien memprioritaskan efisiensi berbasis AI dan mengharapkan pengurangan biaya yang signifikan. Pergeseran ini menekan margin bagi perusahaan mapan, bahkan ketika layanan terkelola muncul sebagai jalan yang menjanjikan. Prospek Gartner menunjukkan penyesuaian industri jasa yang lebih luas, dengan perusahaan-perusahaan India beradaptasi terhadap tren global dalam adopsi AI.