Botnet baru yang dikenal sebagai GoBruteforcer telah muncul, fokus pada serangan brute-force terhadap server Linux. Ancaman ini dilaporkan oleh IT Security News pada 12 Januari 2026. Detail menyoroti penargetan spesifik botnet terhadap sistem ini.
Botnet GoBruteforcer telah diidentifikasi sebagai ancaman keamanan siber baru yang terutama menargetkan server Linux melalui metode serangan brute-force. Menurut laporan dari IT Security News, diterbitkan pada 12 Januari 2026 pukul 17:32:04 UTC, botnet ini menimbulkan risiko bagi keamanan server dengan mencoba akses tidak sah melalui teknik tebakan kata sandi berulang. Serangan brute-force, seperti namanya, melibatkan percobaan kombinasi ganda secara sistematis untuk menembus kredensial login, membuat server Linux sangat rentan karena penggunaannya yang luas di lingkungan hosting dan cloud. Laporan tersebut menekankan perlunya administrator server untuk memperkuat langkah autentikasi, seperti menerapkan autentikasi multi-faktor dan memantau upaya login yang tidak biasa. Meskipun detail spesifik tentang asal botnet, skala, atau wilayah yang terkena masih terbatas dalam liputan awal, kemunculan GoBruteforcer menambah kekhawatiran berkelanjutan tentang malware yang berevolusi yang menargetkan sistem open-source. IT Security News mendorong pembaca untuk meninjau artikel lengkap untuk strategi perlindungan terhadap ancaman semacam itu.