Serangan otomatis menargetkan perangkat Fortinet FortiGate, membuat akun tidak sah dan mencuri data firewall. Patch terbaru dari Fortinet mungkin tidak seefektif yang diantisipasi. Masalah ini dilaporkan pada 23 Januari 2026.
Perangkat Fortinet FortiGate, yang banyak digunakan dalam keamanan jaringan, sedang diserang melalui metode otomatis yang menghasilkan akun tidak sah dan mengekstrak data firewall sensitif. Menurut laporan TechRadar yang diterbitkan pada 23 Januari 2026, insiden ini menyoroti kerentanan berkelanjutan pada perangkat tersebut. Serangan tersebut mengeksploitasi kelemahan yang tetap ada meskipun ada patch terbaru dari Fortinet, yang tampaknya kurang dalam mengatasi ancaman secara penuh. Para ahli keamanan mencatat bahwa kampanye otomatis seperti itu dapat dengan cepat mengompromikan banyak sistem, berpotensi menyebabkan pelanggaran jaringan yang lebih luas. Fortinet belum mengeluarkan detail lebih lanjut tentang keterbatasan patch dalam informasi yang tersedia, tetapi laporan tersebut menekankan perlunya pengguna untuk memantau perangkat mereka dengan cermat dan menerapkan pembaruan apa pun segera. Perkembangan ini menimbulkan kekhawatiran tentang efektivitas langkah-langkah keamanan siber saat ini terhadap ancaman otomatis yang berkembang.