Google perbaiki celah keamanan Gemini di Android terkait notifikasi berbahaya

Kerentanan pada Google Gemini di Android memungkinkan notifikasi yang dirancang khusus dari aplikasi seperti WhatsApp dan Slack memanipulasi respons AI serta alat yang terhubung. Masalah yang ditemukan oleh SafeBreach ini telah diatasi melalui pembaruan di sisi server.

Peneliti SafeBreach mengidentifikasi celah tersebut saat menguji fitur Utilities pada Gemini di Android, yang berfungsi membaca dan menanggapi notifikasi ponsel. Masalah ini memungkinkan serangan injeksi perintah menggunakan peringatan dari aplikasi perpesanan dan media sosial termasuk WhatsApp, Slack, SMS, Signal, Instagram, dan Messenger. Teknik yang disebut Fake Context Alignment ini menciptakan dua skenario yang dapat melewati pemeriksaan keamanan. Salah satu skenario tampak sah bagi Gemini sementara menampilkan versi yang aman kepada pengguna. Or Yair, ketua tim riset keamanan di SafeBreach, mempublikasikan temuan tersebut pada 3 Juni. Google menyelesaikan masalah ini dengan peningkatan klasifikasi konten di sisi server. Tidak ditemukan bukti adanya eksploitasi di dunia nyata, dan pengguna tidak perlu melakukan pembaruan aplikasi. Para peneliti mencatat bahwa serangan ini tidak memerlukan aplikasi berbahaya di perangkat. Pengguna dapat mengurangi risiko dengan menonaktifkan fitur Utilities pada Gemini atau izin notifikasi aplikasi Google. Penemuan ini menyusul penelitian sebelumnya mengenai serangan berbasis kalender terhadap AI tersebut.

Artikel Terkait

Illustration of a person checking their phone for a spoofed call warning on Android, highlighting Google's new deepfake detection feature.
Gambar dihasilkan oleh AI

Google adds detection for spoofed calls to Android phones

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Google is rolling out a new feature to Android devices that detects impersonation scams involving spoofed calls. The update targets the rising threat of AI-generated deepfake voices in financial fraud. It begins deploying this month on phones running Android 12 and higher.

Google has been quietly installing a 4GB AI model called Gemini Nano onto some Chrome browsers without notifying users. Computer scientist Alexander Hanff raised the issue after discovering the file on his devices. The company says the model supports on-device features like scam detection and has provided ways to disable it.

Dilaporkan oleh AI

Google has rolled out enhancements to its Google Home app, improving camera navigation and controls with Gemini AI integration. The update also brings Gemini 3.1 to the voice assistant for early access users, enabling better handling of complex commands. New automation options expand smart home capabilities.

Google has begun rolling out a new 'Skills' feature in its Chrome browser on desktop, enabling users to save and quickly reuse custom Gemini AI prompts. The update makes it easier to repeat tasks like calculating protein in recipes or comparing products across tabs. Skills sync across devices when signed into a Google account and include a library of premade prompts.

Dilaporkan oleh AI

A banking trojan has resurfaced on Android devices, posing as popular apps including TikTok and various streaming services.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak