Google telah meningkatkan fitur coba virtual bertenaga AI-nya, memungkinkan pengguna menghasilkan avatar tubuh penuh dari selfie sederhana. Pembaruan ini menghilangkan kebutuhan foto tubuh penuh dan mendukung ukuran dari XS hingga 4XL+. Alat ini sekarang tersedia di AS, membangun atas versi asli yang diluncurkan pada Mei.
Peningkatan terbaru Google pada teknologi coba virtual menyederhanakan belanja online dengan menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat visualisasi pakaian yang dipersonalisasi. Sebelumnya, fitur tersebut memerlukan foto tubuh penuh untuk mensimulasikan pakaian. Versi baru, yang diungkap pada hari Kamis, memungkinkan pengguna mengunggah selfie—bahkan jika hanya menunjukkan kepala dan bahu atau pose duduk—dan menghasilkan figur digital lengkap.
Pengguna memilih ukuran tubuh yang disukai, mulai dari XS hingga 4XL+, dan sistem menghasilkan gambar tubuh penuh. Avatar ini didukung oleh Nano Banana, yang merupakan model gambar Gemini 2.5 Flash milik Google. Setelah dibuat, pembeli dapat menjelajahi berbagai pakaian pada model virtual, membantu mereka memvisualisasikan ukuran tanpa mencoba secara fisik.
Peningkatan ini memperluas aksesibilitas alat tersebut, yang pertama kali diungkap pada Mei selama konferensi pengembang I/O Google. Rilis awal tersebut sudah memungkinkan uji coba pakaian virtual, tetapi memerlukan foto berdiri panjang penuh. Pendekatan yang disempurnakan ini mengakomodasi gambar yang lebih kasual, memudahkan orang di Amerika Serikat bereksperimen dengan gaya seperti gaun formal atau celana kulit.
Perkembangan ini mencerminkan upaya berkelanjutan untuk mengintegrasikan AI ke dalam e-commerce, mengurangi hambatan untuk keputusan pembelian yang tepat. Meskipun fitur ini masih eksklusif untuk AS saat ini, opsi unggah foto tubuh penuh tetap ada bagi yang menyukainya. Dengan menyederhanakan proses, Google bertujuan meningkatkan kenyamanan pengguna dalam pengalaman ritel digital.