Di CES 2026 di Las Vegas, Govee memamerkan solusi pencahayaan pintar inovatif, termasuk lampu plafon yang meniru skylight dan lampu lantai serbaguna. Deretan produk menampilkan kontrol LED canggih dan integrasi AI untuk efek yang dapat disesuaikan. Kompatibilitas dengan platform smart home utama juga diperluas.
Govee, yang dikenal dengan pencahayaan pintar kreatifnya, memperkenalkan beberapa produk baru di CES 2026, yang diadakan dari 4 hingga 9 Januari di Las Vegas. Salah satu sorotan adalah Ceiling Light Ultra, yang digambarkan oleh perusahaan sebagai "lampu plafon pertama di industri yang dirancang sebagai kanvas kreatif sejati." Fitur ini menggunakan 616 LED yang dikontrol secara individual, jumlah tertinggi di kelasnya menurut Govee, memungkinkan pengguna membuat visual melalui aplikasi Govee dengan hingga delapan lapis gerakan, warna, dan bentuk.
Ceiling Light Ultra akan terintegrasi dengan pembaruan AI Lighting Bot 2.0 mendatang, memungkinkan perangkat kompatibel seperti Gaming Pixel Light menghasilkan animasi GIF dinamis. Untuk kebutuhan lebih sederhana, Govee menawarkan Ceiling Light with Blue Sky Effect, yang meniru skylight alami "dengan akurasi tinggi." Meskipun kurang fleksibel dengan LED lebih sedikit, cocok untuk ruang hingga 300 kaki persegi dan berfungsi sebagai opsi cahaya putih standar.
Melengkapi pengumuman, Govee Floor Lamp 3 memiliki array RGBIC 16-bit yang mampu mereproduksi lebih dari 281 triliun warna. Pencahayaan putihnya mencakup 1000K hingga 10000K, dan dilengkapi sistem DaySync untuk menyesuaikan efek dengan waktu hari.
Detail tanggal rilis dan harga belum tersedia. Namun, lampu Govee sekarang mendukung Samsung SmartThings, selain Matter, Alexa, dan Google Assistant, memperluas interoperabilitasnya di rumah pintar.
Perkembangan ini menekankan dorongan Govee menuju pengalaman pencahayaan yang lebih imersif dan adaptif, berpotensi menarik pengguna yang mencari solusi pencahayaan artistik dan praktis.