IHSG dibuka melemah tapi diprediksi lanjut menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 0,09 persen di level 8.562 pada Selasa, 25 November 2025, setelah mencetak rekor penutupan baru sehari sebelumnya. Analis memprediksi penguatan akan berlanjut meski bursa Asia-Pasifik bergerak variatif akibat sinyal pemangkasan suku bunga The Fed. Rekomendasi saham potensial juga diberikan untuk investor.

IHSG menutup pada level 8.570,254 dengan penguatan 1,85 persen pada akhir perdagangan Senin, 24 November 2025, mencetak rekor tertinggi baru. Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyatakan bahwa IHSG telah melampaui resisten Fibonacci di 8.486, dengan indikator MACD menunjukkan momentum bullish. "Dengan demikian peluang untuk melanjutkan tren naik menuju 8.595 menjadi sangat besar," kata Ivan dalam riset hariannya.

Pada pembukaan Selasa, IHSG melemah 7 poin atau 0,09 persen menjadi 8.562. Namun, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi penguatan akan berlanjut. "IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan di hari ini," ujar Fanny. Support IHSG berada di 8.450-8.500 menurut Fanny, sementara resisten di 8.600-8.650. Ivan menyebut support di 8.429, 8.323, dan 8.255, serta resisten di 8.595, 8.703, dan 8.770.

Pergerakan ini dipengaruhi pasar global. Pasar Asia-Pasifik variatif setelah Presiden The Fed New York, John Williams, menyiratkan pemangkasan suku bunga ketiga tahun ini karena melemahnya pasar tenaga kerja. Suku bunga saat ini 3,75-4,00 persen, dengan rapat terakhir pada 9-10 Desember 2025. Kospi Korea turun 0,19 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,97 persen, sementara Wall Street menguat: S&P 500 +1,55 persen, Nasdaq +2,69 persen.

Ivan merekomendasikan saham seperti ISAT (hold, target 2.310), KLBF (buy on weakness 1.080-1.110, target 1.295), MBMA (trading buy 505-535, target 625), MDKA (beli 1.900-1.950, target 2.380), dan PTBA (beli 2.220-2.280, target 2.400) untuk potensi cuan.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak