IHSG
IHSG rebound tipis di sesi pertama dipimpin sektor energi
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 2,71 poin atau 0,03 persen menjadi 8.019,54 pada sesi pertama perdagangan Selasa, 3 Maret 2026, menghentikan tren koreksi akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sektor energi memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,46 persen, diikuti oleh saham-saham unggulan seperti PTBA dan AADI. Rupiah juga menguat sedikit ke Rp 16.863 per dolar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (28/4/2026) karena tekanan jual. IHSG sebelumnya ditutup turun 0,32 persen di level 7.106,52. Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, merekomendasikan lima saham potensial untuk dicermati investor.
Dilaporkan oleh AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan rentan melemah pada perdagangan Rabu, 15 April 2026, setelah kenaikan pesat 2,34 persen ke level 7.675,91. Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memperingatkan indikasi bearish divergence yang bisa memicu fase koreksi.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana mempublikasikan data kepemilikan saham di bawah 5 persen mulai awal Februari 2026, sebagai bagian dari reformasi pasar modal untuk meningkatkan kepercayaan investor. Langkah ini didorong oleh evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dengan dukungan pemerintah melalui berbagai inisiatif transparansi dan tata kelola.
Dilaporkan oleh AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 76 poin atau 0,93 persen menjadi 8.308 pada Jumat, 30 Januari 2026, setelah penurunan tajam sehari sebelumnya akibat kekhawatiran terkait pengumuman MSCI. Analis memprediksi fluktuasi berlanjut meski indeks bertahan di atas level support kunci. Otoritas keuangan merespons dengan kebijakan baru untuk meningkatkan transparansi pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,12 persen menjadi 8.631,03 pada Jumat pagi, 12 Desember 2025, setelah penurunan 0,92 persen sehari sebelumnya. Analis memprediksi potensi rebound karena indeks masih di atas garis SMA-20, tetapi memperingatkan koreksi lanjutan jika menembus level support 8.493.
Dilaporkan oleh AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 60,98 poin atau 0,70 persen menjadi 8.761,90 pada Kamis, 11 Desember 2025. Analis memprediksi tren naik berlanjut dengan potensi menguji resisten 8.770, meski ada risiko koreksi jika turun di bawah 8.611.
IHSG diproyeksi koreksi setelah tutup di 7.500,18
09 April 2026 13.31IHSG berpotensi mendekati level 7.500 pada perdagangan Jumat ini
17 Maret 2026 02.05Purbaya: fundamental ekonomi kuat, rupiah seharusnya menguat
27 Februari 2026 02.34IHSG dibuka melemah di level 8.221 pada 27 Februari 2026
24 Februari 2026 22.42IHSG dibuka menguat di 8.318 namun diprediksi terkoreksi
29 Januari 2026 02.15IHSG anjlok tajam akibat sentimen MSCI soal free float
27 Januari 2026 21.24IHSG dibuka anjlok 6,66 persen ke level 8.382
11 Januari 2026 13.05IHSG hampir tembus 9.000 dengan inflow dana asing Rp 1,6 triliun
08 Januari 2026 14.29IHSG dibuka menguat di tengah bursa Asia yang lesu
14 Desember 2025 17.32IHSG dibuka menguat, berpotensi terkonsolidasi di tengah fokus data ekonomi AS