Jakarta Stock Exchange traders celebrate IHSG hitting record high of 8,602 amid bullish charts.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG capai rekor baru di 8.602 didorong fondasi ekonomi kuat

Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pada rekor tertinggi 8.602,13 pada Rabu, 26 November 2025, naik 0,94 persen. Pembukaan Kamis pagi menunjukkan penguatan tipis ke 8.611, meski ada potensi koreksi terbatas. Sentimen positif datang dari fondasi ekonomi Indonesia yang solid dan kenaikan bursa global.

Pada perdagangan Rabu, 26 November 2025, IHSG menguat 80,24 poin atau 0,94 persen menjadi 8.602,13, mencetak rekor baru. Indeks LQ45 naik 7,61 poin atau 0,89 persen ke 864,77. Sektor energi memimpin kenaikan dengan 2,11 persen, diikuti keuangan 1,79 persen dan barang baku 1,38 persen. Saham terkuat termasuk JAWA, DNAR, UNTD, CASA, dan MINA, sementara pelemahan terbesar pada SMDM, DEPO, KUAS, WEHA, dan SWID.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa rekor ini didukung fondasi ekonomi Indonesia yang kuat. "Kalau enggak ada optimisme di perekonomian, itu enggak akan naik ke 8.600," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta. Ia menekankan investor forward-looking, mengharapkan pertumbuhan lebih cepat dari program pembangunan.

Pada Kamis, 27 November 2025, IHSG dibuka naik 9 poin atau 0,11 persen ke 8.611. Namun, Fanny Suherman dari BNI Sekuritas memprediksi pelemahan terbatas. "IHSG berpotensi melemah terbatas hari ini," ujarnya. Dukungan di 8.530-8.570, resisten 8.640-8.670.

Sentimen global mendukung: bursa Asia-Pasifik menguat Rabu, Nikkei 225 naik hampir 2 persen, Kospi 2,67 persen. Wall Street rally empat hari, Dow Jones +0,67 persen, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed Desember. Senior Market Mirae Asset, M. Nafan Aji Gusta, memproyeksikan tren naik berlanjut, dengan indikator Stochastics dan RSI positif. Rekomendasi saham: ESSA (beli 615-640, target 645), SCMA (374-384, target 392), UNTR (27.350-27.950, target 28.725). Pemerintah prediksi pertumbuhan 5,4-5,6 persen akhir 2025.

Artikel Terkait

Illustration of IHSG opening higher at 8,676.74 on Jan 2, 2026, with optimistic traders on the Jakarta Stock Exchange floor amid bullish charts.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di awal 2026 sambut optimisme pasar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 29,79 poin atau 0,34 persen menjadi 8.676,74 pada Jumat (2/1/2026), didorong optimisme pelaku pasar menyambut tahun baru. Analis memprediksi penguatan berlanjut, dengan potensi menembus level 8.700. Menteri Keuangan Purbaya optimistis IHSG bisa capai 10.000 di akhir 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen menjadi 9.156,19 pada Selasa (20/1/2026), meskipun bursa saham kawasan Asia dan global melemah. Pengamat pasar memperingatkan potensi koreksi karena valuasi tinggi setelah rekor tertinggi kemarin. Pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 9,80 poin atau 0,11 persen menjadi 8.555,66 pada Jumat (28/11/2025). Pasar menantikan arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk 2026 di tengah optimisme pemangkasan suku bunga The Fed. Sentimen positif juga didorong penguatan rupiah dan rebound bursa Asia-Pasifik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sekitar 0,2 persen ke level 8.970 pada Senin (26/1/2026), mendekati 9.000, sementara pelaku pasar waspada menanti keputusan The Fed. Analis memprediksi konsolidasi di kisaran 8.850-9.050, dengan potensi rebound jika menembus 9.050. Faktor global seperti data ekonomi AS dan perubahan metodologi MSCI juga menjadi perhatian.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 76 poin atau 0,93 persen menjadi 8.308 pada Jumat, 30 Januari 2026, setelah penurunan tajam sehari sebelumnya akibat kekhawatiran terkait pengumuman MSCI. Analis memprediksi fluktuasi berlanjut meski indeks bertahan di atas level support kunci. Otoritas keuangan merespons dengan kebijakan baru untuk meningkatkan transparansi pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 43 poin atau 0,49 persen di level 8.969 pada Jumat, 9 Januari 2026, setelah penurunan tipis sehari sebelumnya. Analis memprediksi potensi kenaikan lanjutan jika bertahan di level support kunci. Faktor ini dipengaruhi oleh penyelidikan anti-dumping China terhadap Jepang dan data lapangan kerja AS yang lemah.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam hingga 597 poin atau 6,66 persen menjadi 8.382 pada Rabu, 28 Januari 2026, meskipun analis memprediksi penguatan. Penurunan ini terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa Asia dan antisipasi keputusan suku bunga The Fed AS.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak