IHSG dibuka menguat di tengah prediksi campuran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,13 persen atau 10 poin ke level 8.656 pada perdagangan Selasa, 23 Desember 2025. Phintraco Sekuritas memprediksi penguatan menuju 8.700, sementara analis Binaartha Sekuritas memperkirakan kelanjutan tren koreksi dengan potensi rebound.

Pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa, 23 Desember 2025, IHSG menguat 10 poin atau 0,13 persen menjadi 8.656. Penutupan sebelumnya pada Senin, 22 Desember 2025, berada di level 8.645,84, naik 0,42 persen atau 36,29 poin, meskipun ada laporan yang menyebutkan koreksi 0,42 persen—kemungkinan ketidaksesuaian data.

Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguat menguji level 8.680-8.700 hari ini. "Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG menguat menuju 8.700 pada perdagangan hari ini," kata mereka dalam riset harian. Faktor pendukung termasuk Stochastic RSI di area oversold dan peningkatan volume beli, meskipun IHSG ditutup di bawah MA5 tapi di atas MA20. Rentang pergerakan diperkirakan resistance 8.700, pivot 8.600, support 8.550.

Rupiah melemah ditutup Rp16.777 per dolar AS, dipengaruhi penguatan indeks dolar karena ketegangan AS-Venezuela yang mendorong harga minyak dan emas naik. Pertumbuhan M2 Money Supply Indonesia November 2025 mencapai 8,3 persen yoy, naik dari 7,7 persen di Oktober.

Sebaliknya, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memproyeksikan kelanjutan tren koreksi sejak pekan lalu, dengan pergerakan terbatas di bawah resisten minor 8.657. "Dengan demikian, hari ini IHSG tetap berpotensi untuk mengalami koreksi lanjutan yang terjadi sejak pekan lalu," ujar Ivan. Namun, penembusan di atas 8.657 bisa memicu rebound ke 8.742. Titik support: 8.493, 8.424, 8.361, 8.255; resistance: 8.657, 8.742, 8.877, 8.941.

Bank Sentral China (PBOC) mempertahankan suku bunga 3 persen (1 tahun) dan 3,5 persen (5 tahun) di Desember 2025, sinyal kurangnya urgensi stimulus moneter. Bursa Asia melesat didorong rebound saham AI di Wall Street.

Ivan merekomendasikan saham seperti MDKA (beli 1.900-1.950, target 2.390), SMGR (beli 2.500-2.600, target 2.900), dan UNVR (beli 2.650-2.700, target 2.930).

Artikel Terkait

Traders on the IDX floor react to IHSG dropping 16 points to 8,627.40 due to profit-taking before 2025 close.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka melemah akibat aksi profit taking jelang akhir 2025

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka lebih rendah pada Selasa, 30 Desember 2025, dengan penurunan sekitar 16 poin ke level 8.627,40. Penurunan ini dipicu aksi ambil untung pelaku pasar menjelang penutupan perdagangan tahun 2025. Analis memproyeksikan potensi penguatan lebih lanjut jika indeks bertahan di atas level tertentu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,29 persen di level 8.959 pada Rabu, 7 Januari 2026, mengikuti penguatan bursa Asia dan AS. Analis memprediksi potensi reli ke 9.000, didukung momentum bullish meski ada peringatan koreksi setelah kenaikan lima hari berturut-turut.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 29,79 poin atau 0,34 persen menjadi 8.676,74 pada Jumat (2/1/2026), didorong optimisme pelaku pasar menyambut tahun baru. Analis memprediksi penguatan berlanjut, dengan potensi menembus level 8.700. Menteri Keuangan Purbaya optimistis IHSG bisa capai 10.000 di akhir 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 18 poin atau 0,22 persen di level 8.658 pada Jumat, 5 Desember 2025, meskipun analis memprediksi pergerakan datar di tengah pasar Asia yang variatif. Kemudian, IHSG naik ke level 8.640 atau 0,33 persen, menandakan fase konsolidasi sebelum potensi reli. Investor diimbau memperhatikan level support dan resistance utama.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 43 poin atau 0,49 persen di level 8.969 pada Jumat, 9 Januari 2026, setelah penurunan tipis sehari sebelumnya. Analis memprediksi potensi kenaikan lanjutan jika bertahan di level support kunci. Faktor ini dipengaruhi oleh penyelidikan anti-dumping China terhadap Jepang dan data lapangan kerja AS yang lemah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 7,80 poin atau 0,09 persen menjadi 8.545,71 pada Senin, 29 Desember 2025, didorong optimisme pelaku pasar menyambut Santa Claus Rally. Investor juga menanti rilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur dan Indeks Harga Konsumen (IHK) Desember 2025. Analis memprediksi potensi rebound teknikal di awal tahun baru meski indeks masih oversold.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Rabu (14/1/2026) di tengah sentimen positif dari bursa Asia. Pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed pasca data inflasi AS yang stabil. Analis memproyeksikan potensi reli terbatas dengan level support dan resistance tertentu.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak