Illustration of IHSG opening higher on IDX trading floor despite Asian market weakness, with BI meeting anticipation.
Illustration of IHSG opening higher on IDX trading floor despite Asian market weakness, with BI meeting anticipation.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di tengah pelemahan bursa kawasan Asia

Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen menjadi 9.156,19 pada Selasa (20/1/2026), meskipun bursa saham kawasan Asia dan global melemah. Pengamat pasar memperingatkan potensi koreksi karena valuasi tinggi setelah rekor tertinggi kemarin. Pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan.

Pada pembukaan perdagangan Selasa (20/1/2026), IHSG menguat 22,32 poin atau 0,24 persen ke level 9.156,19, sementara indeks LQ45 turun 1,37 poin atau 0,15 persen menjadi 891,75. Penguatan ini terjadi di tengah pelemahan bursa saham Eropa dan Asia pada Senin (19/1), dipicu ketegangan geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif tambahan terhadap delapan negara Eropa terkait isu Greenland. Pemimpin Eropa menyebut ancaman itu 'sepenuhnya keliru' dan 'tidak dapat diterima'.

Bursa Eropa ditutup melemah, dengan Euro Stoxx 50 turun 1,77 persen, FTSE 100 melemah 0,39 persen, DAX turun 1,34 persen, dan CAC melemah 1,78 persen. Bursa AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day, setelah penutupan Jumat lalu nyaris stagnan: Dow Jones turun 0,17 persen, S&P 500 melemah 0,06 persen, dan Nasdaq turun 0,06 persen.

Di Asia, pasar pagi ini mayoritas lesu: Nikkei 225 turun 1,02 persen ke 53.042,50, Shanghai Composite turun 0,51 persen ke 4.093,14, Hang Seng melemah 0,52 persen ke 26.436,50, dan Straits Times turun 0,14 persen ke 4.827,96. Namun, Kospi Korea Selatan naik 1,32 persen.

Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menyatakan, 'Dari sisi makro, pasar masih menunjukkan respons positif terhadap prospek pelonggaran kebijakan moneter global, di tengah kebijakan domestik yang relatif terjaga dan kinerja emiten berkapitalisasi besar yang tetap solid.' Penguatan didukung aliran dana asing ke saham perbankan besar dan konglomerasi. Namun, Reydi memperingatkan, 'Karena IHSG sedang berada dalam zona ATH, sehingga rawan koreksi karena valuasi pasar yang mulai tinggi.'

Head of Retail Research PT BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG berpotensi lanjut menguat jika bertahan di atas 9.100, dengan support 9.040-9.100 dan resistance 9.170-9.200. Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebut IHSG rawan koreksi jangka pendek setelah ATH 9.133 pada Senin, dengan support 8.924 hingga 8.599 dan resistance 9.169 hingga 9.335.

Pelaku pasar juga mencermati Rapat Dewan Gubernur BI pada 20-21 Januari, yang diperkirakan mempertahankan BI-Rate di 4,75 persen amid pelemahan rupiah. Selain itu, perhatian tertuju pada data ekonomi China seperti PDB kuartal IV 2025.

Artikel Terkait

Jakarta Stock Exchange traders monitor screens showing IHSG opening higher at 8,357 amid Asian rally.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG opens higher amid Asian market rally

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Composite Stock Price Index (IHSG) opened up 0.57 percent or 47 points at 8,357 on Thursday, February 19, 2026, following gains in Asia-Pacific markets and Wall Street. This rise continues the positive trend from the previous close at 8,310.22, up 1.19 percent. Analysts predict the IHSG could continue strengthening toward 8,596.

The Composite Stock Price Index (IHSG) opened stronger by 37 points or 0.45 percent at 8,318 on trading Wednesday, February 25, 2026. However, analysts predict a continued correction to the 8,200-8,250 level due to uncertainty over US tariffs under President Donald Trump. Global sentiments from China and Europe also influence the outlook for Indonesia's stock market.

Dilaporkan oleh AI

The Composite Stock Price Index (IHSG) fell 0.81 percent or 67.04 points in the first trading session on Thursday, February 26, 2026, reaching 8,255.18. The decline occurred despite a slight opening gain, while the rupiah strengthened to around Rp 16,744 per US dollar. Analysts warn of potential further corrections with key support at 8,200.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak