IHSG dibuka menguat dan diprediksi uji level 9.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,29 persen di level 8.959 pada Rabu, 7 Januari 2026, mengikuti penguatan bursa Asia dan AS. Analis memprediksi potensi reli ke 9.000, didukung momentum bullish meski ada peringatan koreksi setelah kenaikan lima hari berturut-turut.

Pada pembukaan perdagangan Rabu, 7 Januari 2026, IHSG menguat 25 poin atau 0,29 persen menjadi 8.959. Penutupan sebelumnya pada Selasa mencapai level tertinggi sepanjang masa di 8.933,61 setelah naik 0,84 persen atau 74,42 poin.

Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini. "IHSG masih potensi melanjutkan kenaikan hari ini ditopang oleh kenaikan bursa AS dan kenaikan komoditas nikel yang cukup signifikan. Tapi hati-hati, karena sudah naik 5 hari berturut-turut, IHSG akan rentan koreksi," katanya dalam riset harian.

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan, memperkirakan IHSG bisa menguji level 9.000 jika menembus resistance 8.941, dengan potensi hingga 9.052 didukung indikator MACD bullish. Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, menambahkan bahwa IHSG dalam uptrend dengan sinyal positif dari Stochastics dan RSI, serta volume perdagangan yang menguat.

Penguatan ini sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang naik pada Selasa, seperti Nikkei 225 Jepang +1,32 persen dan Hang Seng Hong Kong +1,38 persen, meski investor mengabaikan ketegangan geopolitik terkait serangan AS ke Venezuela. Bursa AS juga mencatat rekor, dengan S&P 500 +0,62 persen, Dow Jones +0,99 persen, dan Nasdaq +0,65 persen, didorong saham teknologi seperti Amazon (+3 persen) dan Micron Technology (+10 persen).

Di domestik, Kementerian Keuangan menilai kinerja ekonomi 2025 solid untuk mendukung pertumbuhan 2026 melalui ekspor, manufaktur, dan permintaan domestik. Bloomberg Intelligence memproyeksikan PDB Indonesia tumbuh 5,0 persen yoy, inflasi 2,75 persen, dan risiko resesi hanya 3 persen. Pernyataan Gubernur Federal Reserve Stephen Miran menyoroti kebijakan moneter restriktif, dengan kebutuhan pemotongan suku bunga lebih dari 100 bps sepanjang 2026.

Titik support IHSG di 8.860-8.900, resistance 8.950-9.000. Analis merekomendasikan saham seperti MEDC (buy on weakness, target 1.385), PGAS (take profit 1.990), dan PTBA.

Artikel Terkait

Illustration of IHSG opening higher at 8,676.74 on Jan 2, 2026, with optimistic traders on the Jakarta Stock Exchange floor amid bullish charts.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di awal 2026 sambut optimisme pasar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 29,79 poin atau 0,34 persen menjadi 8.676,74 pada Jumat (2/1/2026), didorong optimisme pelaku pasar menyambut tahun baru. Analis memprediksi penguatan berlanjut, dengan potensi menembus level 8.700. Menteri Keuangan Purbaya optimistis IHSG bisa capai 10.000 di akhir 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,13 persen atau 10 poin ke level 8.656 pada perdagangan Selasa, 23 Desember 2025. Phintraco Sekuritas memprediksi penguatan menuju 8.700, sementara analis Binaartha Sekuritas memperkirakan kelanjutan tren koreksi dengan potensi rebound.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,57 persen atau 47 poin menjadi 8.357 pada Kamis, 19 Februari 2026, seiring penguatan bursa Asia-Pasifik dan Wall Street. Kenaikan ini melanjutkan tren positif setelah penutupan sebelumnya di 8.310,22 dengan kenaikan 1,19 persen. Analis memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 8.596.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 18 poin atau 0,22 persen di level 8.658 pada Jumat, 5 Desember 2025, meskipun analis memprediksi pergerakan datar di tengah pasar Asia yang variatif. Kemudian, IHSG naik ke level 8.640 atau 0,33 persen, menandakan fase konsolidasi sebelum potensi reli. Investor diimbau memperhatikan level support dan resistance utama.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,65 persen atau 55 poin menjadi 8.604,59 pada akhir sesi pertama perdagangan Selasa, 2 Desember 2025. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan sektor industri dan siklikal, sementara rupiah juga menguat terhadap dolar AS seiring optimisme pemangkasan suku bunga The Fed.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 6 poin atau 0,08 persen menjadi 8.258 pada Jumat, 13 Februari 2026. Analis memprediksi potensi koreksi lanjutan, meskipun ada peluang rebound jika bertahan di level support. Bursa Asia menunjukkan performa campuran, sementara pasar AS merosot akibat kekhawatiran AI.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka lebih tinggi pada Kamis (5/2/2026) sebesar 20,63 poin atau 0,25 persen ke 8.167,35, di tengah perhatian investor terhadap data PDB 2025 dan perkembangan MSCI. Pelaku pasar bersikap hati-hati menanti rilis pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan 5 persen tahun-ke-tahun.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak