Realistic depiction of Jakarta traders reacting to rupiah's plunge toward Rp 17,000 per USD and falling IHSG amid global pressures.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rupiah mendekati Rp 17.000 per dolar AS di tengah tekanan global

Gambar dihasilkan oleh AI

Nilai tukar rupiah melemah mendekati Rp 17.000 per dolar AS pada 21 Januari 2026, dipicu oleh tekanan global dan domestik. Ekonom Josua Pardede menekankan perlunya kepastian kebijakan fiskal untuk memulihkan kepercayaan pasar. Sementara itu, IHSG dibuka melemah seiring risiko eksternal yang meningkat.

Pada Rabu, 21 Januari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp 16.900-an, hampir menyentuh Rp 17.000, menurut data pasar spot hingga pukul 09.51 WIB di level Rp 16.959, melemah 3 poin dari Rp 16.956. Josua Pardede, Kepala Ekonom Permata Bank, menyatakan bahwa tekanan datang bersamaan dari sisi global seperti eskalasi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan bank sentral AS, serta domestik berupa kekhawatiran defisit anggaran yang melebar.

"Mitigasi yang paling efektif dari sisi pemerintah intinya adalah memulihkan kepercayaan melalui kepastian arah kebijakan dan penguatan sumber valas," kata Josua di Jakarta. Ia merekomendasikan penguncian narasi fiskal kredibel, termasuk target defisit, sumber pembiayaan, dan prioritas belanja, serta pengelolaan utang yang terukur dengan koordinasi Bank Indonesia (BI) untuk menjaga likuiditas rupiah.

Selain itu, desain kebijakan devisa ekspor harus mendorong repatriasi valas tanpa memberatkan eksportir, sementara permintaan valas non-produktif ditekan melalui substitusi impor energi dan pangan serta lindung nilai yang wajar. IMF merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,1 persen untuk 2026-2027, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya, meski global naik ke 3,3 persen.

Di pasar saham, IHSG dibuka turun 40,27 poin atau 0,44 persen ke 9.094,43, sementara LQ45 melemah 0,95 persen ke 875,94. Pasar mencermati keputusan BI Rate yang diproyeksikan tetap di 4,75 persen, serta retorika Presiden AS Donald Trump soal tarif terhadap negara NATO terkait Greenland, yang memicu pelemahan bursa AS dan Eropa pada 20 Januari, dengan Dow Jones turun 0,76 persen dan S&P 500 2,06 persen.

Artikel Terkait

Busy Jakarta traders react to rupiah weakening 28 points to Rp16,847/USD amid market volatility and analyst predictions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rupiah melemah 28 poin di pembukaan perdagangan Senin

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (12/1/2026). Analis memprediksi fluktuasi lebih lanjut, dengan satu sisi melihat potensi penguatan akibat penyelidikan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, sementara yang lain memperingatkan pelemahan berkelanjutan karena geopolitik global.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (20/1/2026) menjadi sekitar Rp16.977-Rp16.985 per dolar AS. Analis memprediksi potensi penguatan terbatas akibat tekanan fiskal dan menanti rapat Bank Indonesia. Kekhawatiran defisit anggaran mendekati batas 3 persen menambah volatilitas mata uang.

Dilaporkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, 13 Januari 2026, dipengaruhi pernyataan hawkish dari pejabat The Fed dan ketidakpastian politik di AS. Kurs bergerak ke kisaran Rp16.871-Rp16.873 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.855. Analis memprediksi fluktuasi tetap terjadi di tengah data inflasi AS yang potensial naik.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah tipis pada perdagangan Senin pagi ini, sementara pemerintah sedang menyiapkan paket kebijakan ekonomi khusus untuk pemulihan wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pascabencana. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan diharapkan diumumkan minggu depan. Paket stimulus tersebut bertujuan menjaga stabilitas ekonomi di daerah terdampak.

Dilaporkan oleh AI

Bursa saham Asia-Pasifik melesat pada pembukaan perdagangan Senin, 22 Desember 2025, saat investor menanti keputusan suku bunga Tiongkok. Di Indonesia, IHSG dibuka menguat 0,23 persen ke level 8.629, meski diprediksi berpotensi terkoreksi seiring pelemahan rupiah. Peringatan Bank Dunia soal defisit fiskal RI turut memengaruhi sentimen pasar.

On December 3, 2025, the Indian rupee fell below 90 against the US dollar for the first time, hitting a record low of 90.14-90.16. Uncertainty over the US-India trade deal and foreign investor outflows were key factors. This raises risks of higher inflation.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen menjadi 9.156,19 pada Selasa (20/1/2026), meskipun bursa saham kawasan Asia dan global melemah. Pengamat pasar memperingatkan potensi koreksi karena valuasi tinggi setelah rekor tertinggi kemarin. Pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak