Trading floor at Jakarta Stock Exchange showing advancing Asian markets with IHSG caution amid rupiah weakness and fiscal warnings.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bursa asia menguat di pembukaan, ihsg diprediksi terkoreksi

Gambar dihasilkan oleh AI

Bursa saham Asia-Pasifik melesat pada pembukaan perdagangan Senin, 22 Desember 2025, saat investor menanti keputusan suku bunga Tiongkok. Di Indonesia, IHSG dibuka menguat 0,23 persen ke level 8.629, meski diprediksi berpotensi terkoreksi seiring pelemahan rupiah. Peringatan Bank Dunia soal defisit fiskal RI turut memengaruhi sentimen pasar.

Pada Senin, 22 Desember 2025, bursa saham Asia-Pasifik menunjukkan performa cerah di awal perdagangan. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,58 persen, sementara Topix naik 0,86 persen, didorong kenaikan suku bunga acuan Bank of Japan sebesar 25 basis poin menjadi 0,75 persen pada Jumat sebelumnya—level tertinggi dalam tiga dekade.

Di Korea Selatan, Kospi menguat 1,83 persen dan Kosdaq 0,99 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,54 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong menyentuh 25.843 dari 25.690,53. Lonjakan ini terjadi menjelang pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Tiongkok pada 22-27 Desember, di mana investor memantau potensi penyesuaian suku bunga acuan satu tahun dan lima tahun.

Di pasar global, Wall Street menutup menguat untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat, 19 Desember. Nasdaq Composite naik 1,31 persen ke 23.307,62, didorong saham Oracle yang melonjak 6,6 persen setelah kesepakatan penjualan operasi TikTok di AS ke usaha patungan dengan Silver Lake. S&P 500 bertambah 0,88 persen menjadi 6.834,50, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,38 persen atau 183,04 poin ke 48.134,89. Saham Nvidia juga menguat seiring kajian pemerintahan Trump untuk penjualan chip AI ke Tiongkok.

Di Indonesia, IHSG dibuka menguat 19 poin atau 0,23 persen di level 8.629. Namun, tim riset Phintraco Sekuritas memprediksi koreksi lanjutan. "Diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi," kata mereka dalam riset harian. Faktor pelemahan rupiah akhir-akhir ini menjadi bayang-bayang, dengan level support di 8.500-8.550 dan resistance 8.700. Rilis data M2 Money Supply AS November dan volume perdagangan rendah menjelang libur Natal juga berpengaruh.

Nilai tukar rupiah pagi ini ditransaksikan di Rp16.746 per dolar AS pukul 09.02 WIB, menguat 4 poin atau 0,02 persen dari Rp16.750. Namun, Jisdor BI mencatat Rp16.735 pada Jumat, melemah 13 poin dari Rp16.722. Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi menyebut peringatan Bank Dunia soal kesehatan fiskal RI: defisit APBN diproyeksikan 2,8 persen PDB pada 2025-2026, melebar ke 2,9 persen pada 2027—mendekati batas 3 persen. Rasio pendapatan negara turun ke 11,6 persen PDB pada 2025 dari 13,5 persen 2022, sementara rasio utang naik ke 41,5 persen pada 2027 dari 39,8 persen 2024.

Artikel Terkait

Illustration of IHSG opening higher on IDX trading floor despite Asian market weakness, with BI meeting anticipation.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di tengah pelemahan bursa kawasan Asia

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen menjadi 9.156,19 pada Selasa (20/1/2026), meskipun bursa saham kawasan Asia dan global melemah. Pengamat pasar memperingatkan potensi koreksi karena valuasi tinggi setelah rekor tertinggi kemarin. Pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,13 persen atau 10 poin ke level 8.656 pada perdagangan Selasa, 23 Desember 2025. Phintraco Sekuritas memprediksi penguatan menuju 8.700, sementara analis Binaartha Sekuritas memperkirakan kelanjutan tren koreksi dengan potensi rebound.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 9,80 poin atau 0,11 persen menjadi 8.555,66 pada Jumat (28/11/2025). Pasar menantikan arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk 2026 di tengah optimisme pemangkasan suku bunga The Fed. Sentimen positif juga didorong penguatan rupiah dan rebound bursa Asia-Pasifik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,62 persen ke level 8.991,75 pada Senin (12/1/2026), didorong arus modal asing dan sentimen global positif. Penguatan ini melanjutkan tren bullish pekan lalu, di mana IHSG sempat mencapai rekor tertinggi 9.002,92. Analis memprediksi konsolidasi di kisaran 8.860-9.000 pekan ini.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,29 persen di level 8.959 pada Rabu, 7 Januari 2026, mengikuti penguatan bursa Asia dan AS. Analis memprediksi potensi reli ke 9.000, didukung momentum bullish meski ada peringatan koreksi setelah kenaikan lima hari berturut-turut.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 76 poin atau 0,93 persen menjadi 8.308 pada Jumat, 30 Januari 2026, setelah penurunan tajam sehari sebelumnya akibat kekhawatiran terkait pengumuman MSCI. Analis memprediksi fluktuasi berlanjut meski indeks bertahan di atas level support kunci. Otoritas keuangan merespons dengan kebijakan baru untuk meningkatkan transparansi pasar.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,12 persen menjadi 8.631,03 pada Jumat pagi, 12 Desember 2025, setelah penurunan 0,92 persen sehari sebelumnya. Analis memprediksi potensi rebound karena indeks masih di atas garis SMA-20, tetapi memperingatkan koreksi lanjutan jika menembus level support 8.493.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak