Illustration of IHSG opening stronger at Jakarta Stock Exchange amid positive monetary policy sentiments and regional market rebound.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di tengah sentimen kebijakan moneter

Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 9,80 poin atau 0,11 persen menjadi 8.555,66 pada Jumat (28/11/2025). Pasar menantikan arah kebijakan moneter Bank Indonesia untuk 2026 di tengah optimisme pemangkasan suku bunga The Fed. Sentimen positif juga didorong penguatan rupiah dan rebound bursa Asia-Pasifik.

Pada pembukaan perdagangan Jumat (28/11/2025), IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 9,80 poin atau 0,11 persen ke level 8.555,66, sementara indeks LQ45 turun tipis 0,78 poin atau 0,09 persen menjadi 851,25. Sehari sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,65 persen ke 8.545.

Pelaku pasar mencermati Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang berlangsung hari itu, di mana arah kebijakan moneter 2026 menjadi sorotan utama. "Sentimen penting datang dari Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar hari ini, di mana pasar menantikan arah kebijakan moneter 2026 dan potensi kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang bisa menambah bobot sentimen," kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas.

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah menguat seiring melemahnya dolar AS akibat peluang Kevin Hassett, tokoh dovish, menjadi calon Ketua The Fed. Bank Indonesia mendukung stabilitas melalui intervensi spot, NDF, dan dukungan DHE SDA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Secara global, probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember 2025 mencapai 85-87 persen, naik signifikan dari 30 persen sepekan sebelumnya, didorong komentar pejabat seperti Mary Daly dan Christopher Waller. Bursa saham Asia pagi itu campur aduk: Nikkei 225 melemah 0,07 persen ke 50.132,00, Shanghai menguat 0,11 persen ke 3.879,10, Hang Seng turun 0,20 persen ke 25.889,00, dan Straits Times naik 0,50 persen ke 4.531,14.

Analis memprediksi IHSG berpotensi rebound, dengan support di 8.480-8.520 dan resistance di 8.570-8.600. Saham potensial seperti BRMS, MYOR, dan PGAS direkomendasikan untuk dibeli.

Artikel Terkait

Illustration of IHSG opening higher at 8,676.74 on Jan 2, 2026, with optimistic traders on the Jakarta Stock Exchange floor amid bullish charts.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di awal 2026 sambut optimisme pasar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 29,79 poin atau 0,34 persen menjadi 8.676,74 pada Jumat (2/1/2026), didorong optimisme pelaku pasar menyambut tahun baru. Analis memprediksi penguatan berlanjut, dengan potensi menembus level 8.700. Menteri Keuangan Purbaya optimistis IHSG bisa capai 10.000 di akhir 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Rabu (14/1/2026) di tengah sentimen positif dari bursa Asia. Pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed pasca data inflasi AS yang stabil. Analis memproyeksikan potensi reli terbatas dengan level support dan resistance tertentu.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen menjadi 9.156,19 pada Selasa (20/1/2026), meskipun bursa saham kawasan Asia dan global melemah. Pengamat pasar memperingatkan potensi koreksi karena valuasi tinggi setelah rekor tertinggi kemarin. Pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,12 persen menjadi 8.631,03 pada Jumat pagi, 12 Desember 2025, setelah penurunan 0,92 persen sehari sebelumnya. Analis memprediksi potensi rebound karena indeks masih di atas garis SMA-20, tetapi memperingatkan koreksi lanjutan jika menembus level support 8.493.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 76 poin atau 0,93 persen menjadi 8.308 pada Jumat, 30 Januari 2026, setelah penurunan tajam sehari sebelumnya akibat kekhawatiran terkait pengumuman MSCI. Analis memprediksi fluktuasi berlanjut meski indeks bertahan di atas level support kunci. Otoritas keuangan merespons dengan kebijakan baru untuk meningkatkan transparansi pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 7,80 poin atau 0,09 persen menjadi 8.545,71 pada Senin, 29 Desember 2025, didorong optimisme pelaku pasar menyambut Santa Claus Rally. Investor juga menanti rilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur dan Indeks Harga Konsumen (IHK) Desember 2025. Analis memprediksi potensi rebound teknikal di awal tahun baru meski indeks masih oversold.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 35 poin atau 0,41 persen di level 8.695 pada perdagangan Senin, 15 Desember 2025. Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi kemungkinan konsolidasi hari ini karena perhatian pasar tertuju pada data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Investor juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17 Desember 2025.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak