Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan petinggi militer Turki di Ankara untuk membahas berbagai bentuk kerja sama pertahanan. Pertemuan ini bagian dari kunjungan kerja ke Turki, dengan fokus pada pengembangan industri militer. Indonesia memandang Turki sebagai mitra strategis untuk memperkuat kemandirian pertahanan nasional.
Pertemuan antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin dengan petinggi militer Turki berlangsung di kompleks ASELSAN, Ankara, pada Jumat waktu setempat. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Sjafrie ke Turki.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah kerja sama dalam pengembangan industri militer. Sjafrie menyatakan bahwa Indonesia melihat Turki sebagai mitra strategis untuk memperkuat kemandirian pertahanan nasional. Ia berharap kerjasama ini dapat mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan, serta meningkatkan profesionalisme prajurit.
"Serta penguatan kapasitas pertahanan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global," ujar Sjafrie dalam keterangannya, dikutip pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Setelah diskusi, Sjafrie dan rombongan mengunjungi fasilitas industri pertahanan di ASELSAN. Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang kapabilitas dan perkembangan teknologi pertahanan Turki, sekaligus memperluas pemahaman guna membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di masa depan.
Sjafrie berharap hubungan militer antara Indonesia dan Turki terus terjalin baik, demi kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.