Peringatan bersama dari lembaga-lembaga AS memperingatkan bahwa peretas Iran semakin mengintensifkan serangan siber terhadap sektor infrastruktur penting seperti air dan energi. Menurut FBI, serangan tersebut telah menyebabkan gangguan operasional dan kerugian finansial. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Lembaga intelijen dan penegak hukum AS mengeluarkan peringatan pada hari Selasa yang merinci eskalasi kampanye peretasan oleh aktor Iran yang menargetkan perangkat teknologi operasional yang terhubung ke internet. Perangkat ini mencakup pengontrol logika terprogram (PLC) yang digunakan dalam sistem air, energi, dan kota. FBI menyatakan bahwa serangan tersebut telah menyebabkan penurunan fungsi PLC, manipulasi data tampilan, dan dalam beberapa kasus, gangguan operasional serta kerugian finansial, sebagaimana diunggah di X.