Pendiri Cult Gaia, Jasmin Larian, merayakan Tahun Baru Persia, Nowruz, di kediamannya di Beverly Hills, yang pernah dimiliki oleh Elvis Presley. Acara tersebut dihadiri oleh rekan-rekan dari dunia mode yang mengenakan koleksi musim semi merek tersebut, diiringi musik Persia dan kuliner tradisional dengan sentuhan modern. Larian menyebutnya sebagai pertemuan penuh sukacita untuk berbagi budayanya.
Pada malam ekuinoks musim semi pekan lalu, Jasmin Larian, pendiri Cult Gaia, membuka rumah bersejarahnya di Beverly Hills—yang sebelumnya dimiliki oleh Elvis Presley—untuk menandai Nowruz, Tahun Baru Persia. Ini menandai tahun ketiga atau keempat ia menjadi tuan rumah acara tersebut, yang ia sebut sebagai salah satu acara sosial yang paling dinantikannya. "Saya sangat senang bisa berbagi budaya saya dengan semua orang," ujar Larian kepada Vogue saat menyambut tamu termasuk model Shanina Shaik dan Sara Sampaio, aktris Sarah Shahi, desainer Aurora James, penata gaya Mimi Cutrell, Ryan Destiny, Chelsea Neman Nassib, dan Noor Pahlavi, putri tertua dari Putra Mahkota Reza Pahlavi yang diasingkan serta cucu dari Shah terakhir Iran. Semua tamu tiba dengan mengenakan busana siap pakai musim semi dari Cult Gaia, disambut oleh pemain sitar yang membawakan musik klasik Persia di dekat kolam koi dan kedai teh bergaya Jepang di properti tersebut. Elemen baru mencakup rangkaian bunga serba kuning dan ikan mas di bawah meja berlapis kaca, dengan latar musik dari Shirzan (Lioness), yang ditampilkan dalam debut Cult Gaia di New York Fashion Week baru-baru ini. Menu dimulai dengan kaviar dalam kaleng khusus 'Gaia Caviar', disajikan dengan keripik kentang tabur sumac dan crème fraîche safron, diikuti dengan salad panzanella ala Shirazi dengan biji delima, kenari, dan roti Barbari yang renyah. Hidangan utama menawarkan piringan sabzi, dua jenis tahdig, serta hidangan daging domba, ayam, dan sapi. Larian mencatat perubahan: "Saya sedikit mengubahnya... Saya melakukan lebih sedikit. Saya sedikit menguranginya." Saat malam tiba, acara beralih ke dansa dengan lagu-lagu seperti Gelooband dari Erfan Tahmasbi dan Dokhtare Ahvazi dari Sandy, di tengah sajian tart berberry yang direndam arak. "Kami hanya merasa lebih penuh harapan dan sukacita," ujar Larian di tengah kemeriahan acara.