Leicester gagal dalam banding pengurangan enam poin

Leicester gagal dalam upayanya untuk membatalkan pengurangan enam poin yang dijatuhkan oleh EFL karena melanggar aturan keuangan. Klub tersebut kini berada di zona degradasi Championship dengan lima pertandingan tersisa di musim ini. Keputusan ini membuat Leicester menghadapi perjuangan berat untuk menghindari degradasi beruntun.

Banding Leicester terhadap penalti enam poin tersebut ditolak, sehingga tetap mempertahankan sanksi yang awalnya dikeluarkan awal tahun ini oleh komisi independen. Hukuman tersebut berasal dari pelanggaran Aturan Profit dan Keberlanjutan (PSR) selama musim 2023-24, ketika klub berada di luar Premier League. Meskipun awalnya didakwa oleh Premier League, EFL mengambil alih kasus ini setelah Leicester terdegradasi ke Championship. Komisi memutuskan bahwa Leicester melampaui ambang batas kerugian yang diizinkan sebesar £20,8 juta, dengan menolak argumen klub bahwa periode keuangannya seharusnya mencakup 36 bulan, bukan 37 bulan, akibat keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Pengurangan poin ini telah menyeret Leicester ke zona degradasi, ditambah dengan performa buruk belakangan ini yang hanya meraih satu kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Dalam sebuah pernyataan, Leicester mengatakan: “Dengan berakhirnya masalah ini dan tersisa lima pertandingan musim ini, semua pihak di klub fokus sepenuhnya pada pertandingan yang ada di depan kami dan pada penentuan hasil musim kami melalui penampilan di lapangan. Kami tahu ini adalah periode yang menantang, dan kami berterima kasih kepada para pendukung atas dukungan yang terus mereka berikan kepada tim. Tanggung jawab sekarang adalah memastikan sisa pertandingan ini dijalani dengan fokus dan tujuan yang dituntut oleh situasi kami saat ini.”

Artikel Terkait

Boardroom scene of Premier League clubs voting to approve 85% squad cost ratio and reject anchoring rules.
Gambar dihasilkan oleh AI

Klub-klub Premier League menyetujui rasio biaya skuad dan menolak penjangkaran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Klub-klub Premier League memilih pada Jumat untuk memperkenalkan sistem rasio biaya skuad baru yang membatasi pengeluaran hingga 85% dari pendapatan sepak bola, sambil menolak rencana penjangkaran kontroversial. Langkah ini menutup celah yang sebelumnya digunakan klub seperti Chelsea dan Everton untuk menjual aset seperti hotel dan tim wanita. Aturan tersebut akan menggantikan peraturan profitabilitas dan keberlanjutan yang ada mulai musim depan.

Premier League telah mendenda Chelsea FC sebesar £10,75 juta dan memberlakukan pembatasan transfer setelah pelanggaran aturan keuangan dan pengembangan pemuda. Sanksi tersebut mencakup larangan penandatanganan pemain tim utama selama satu tahun yang ditangguhkan dan larangan pendaftaran akademi selama sembilan bulan secara langsung. Chelsea melaporkan sendiri masalah tersebut dan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan.

Dilaporkan oleh AI

Liverpool menghadapi konsekuensi keuangan signifikan jika gagal lolos ke Liga Champions musim depan, menurut para ahli keuangan. Klub yang saat ini berada di peringkat enam Premier League itu bisa kehilangan hingga £200 juta pendapatan, memperburuk tekanan dari belanja besar-besaran baru-baru ini. Posisi pelatih kepala Arne Slot juga mungkin dipertanyakan jika target tidak tercapai.

Leeds United melaju ke babak kelima FA Cup setelah mengalahkan Birmingham City 4-2 lewat adu penalti usai hasil imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu. Kiper Lucas Perri melakukan penyelamatan krusial, termasuk satu di adu penalti, untuk mengamankan kemenangan di St Andrew’s. Pertandingan ini menonjolkan penampilan kuat dari kedua tim dalam laga babak keempat.

Dilaporkan oleh AI

Gol-gol akhir mengguncang perebutan gelar Premier League pada 4 Januari 2026, saat Manchester City imbang 1-1 dengan Chelsea dan Liverpool ditahan 2-2 oleh Fulham. Brentford meraih kemenangan meyakinkan 4-2 di Everton berkat hat-trick Igor Thiago, sementara Newcastle mengalahkan Crystal Palace 2-0 dan Tottenham imbang 1-1 dengan Sunderland.

Kekalahan terbaru Liverpool dari Manchester City telah memicu perdebatan di kalangan pakar tentang prospek tim untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Bek bekas Reds Jamie Carragher meragukan kemampuan mereka untuk naik ke posisi lima besar, sementara eks kapten Manchester United Gary Neville tetap optimis. Kekalahan itu membuat tim Arne Slot tertinggal enam poin dari ritme di klasemen Premier League.

Dilaporkan oleh AI

Para pemimpin Independent Football Regulator baru sepak bola Inggris akan bergabung dalam pertemuan pribadi klub-klub Premier League minggu depan untuk pertama kalinya. David Kogan dan Richard Monks, ketua dan kepala eksekutif, berencana menyampaikan presentasi singkat kepada 20 tim papan atas. Penampilan ini menyusul garis besar terbaru regulator tentang tinjauan keuangan pertamanya terhadap olahraga tersebut.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak