Sebuah artikel baru-baru ini menyoroti kekecewaan yang semakin besar terhadap D-Bus, sistem komunikasi antarproses lama di Linux, yang mengusulkan Hyprwire sebagai alternatif unggul. Kritikus menunjukkan cacat keamanan dan dokumentasi buruk setelah hampir dua dekade penggunaan. Diskusi tersebut menekankan kebutuhan modernisasi pada infrastruktur inti Linux.
D-Bus telah menjadi pilar distribusi Linux selama hampir 20 tahun, bertindak sebagai bus komunikasi antarproses (IPC) yang menggantikan sistem sebelumnya di lingkungan seperti Gnome dan KDE, menjadikannya standar de facto. Namun, cacat desainnya menuai kritik tajam, termasuk dari pengembang Vaxry, yang berargumen dalam sebuah artikel baru-baru ini bahwa d-bus harus ditinggalkan demi Hyprwire.
Usulan Vaxry mendapat konteks dari video Brodie Robertson, yang merinci masalah seperti Arch Linux mengembangkan implementasi d-bus sendiri alih-alih mengandalkan versi referensi. Kekhawatiran keamanan mencolok adalah CVE-2018-19358, yang mengekspos risiko dari keyring tidak terkunci yang memungkinkan aplikasi apa pun di bus mengakses konten. Pengembang Gnome, pemelihara d-bus, merespons dengan mengatakan 'berfungsi sebagaimana dirancang', sikap yang mengingatkan pada kontroversi di proyek seperti Wayland.
Hyprwire menjanjikan perbaikan melalui izin keamanan nyata, validasi pesan, dan dokumentasi lengkap—bidang di mana d-bus kurang. Setelah hampir dua dekade, dokumentasi d-bus tetap dasar, sebagian besar terdiri dari kode dengan komentar buruk, draf tak selesai, dan file penuh TODO. Vaxry mengakui bahwa adopsi luas Hyprwire tidak mungkin segera tetapi berharap mendorong reformasi yang diperlukan, mencegah Linux terus menggunakan sistem usang selama dekade lagi.
Perdebatan ini mencerminkan ketegangan lebih luas dalam pengembangan Linux, di mana inersia sering menunda inovasi meskipun kekurangan nyata. Meskipun d-bus memungkinkan IPC bus-like yang nyaman atas metode point-to-point lebih cepat seperti soket Unix, ketahanannya menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan kompatibilitas dengan kemajuan.