Los Angeles menguji rencana iklim selama Piala Dunia demi warisan Olimpiade

Los Angeles memanfaatkan perannya sebagai kota tuan rumah Piala Dunia untuk menguji strategi respons terhadap suhu panas dan transportasi menjelang Olimpiade 2028. Kota ini bertujuan menciptakan manfaat jangka panjang dari ajang tersebut di tengah tantangan kebakaran hutan dan tekanan anggaran yang berkelanjutan.

Tim nasional sepak bola putra AS dijadwalkan memainkan pertandingan Piala Dunia pertamanya di SoFi Stadium, Inglewood. Dengan persiapan yang berlangsung 30 hari sebelum dimulainya turnamen, tim operasional fokus pada kondisi lapangan serta uji tekanan infrastruktur untuk keamanan, mobilitas, dan gelombang panas.

Para pejabat kota memandang delapan pertandingan Piala Dunia ini sebagai gladi resik untuk ajang Olimpiade Musim Panas yang lebih besar. Paul Krekorian, yang memimpin Kantor Acara Utama walikota, menyatakan bahwa tujuannya adalah memberikan warisan abadi bagi warga.

Suhu panas terutama menimbulkan risiko bagi penonton dan staf, alih-alih atlet. SoFi Stadium memiliki sistem pendingin dan panel atap untuk ventilasi, sementara L.A. Metro telah menambahkan stasiun kereta bawah tanah baru dan sistem pembayaran nirsentuh untuk mendorong penggunaan transportasi umum. Para pejabat memperkirakan jumlah penumpang harian di D Line akan mencapai 78.000 orang.

Pemerintah kota menerbitkan Rencana Aksi Iklim pada bulan April yang berkomitmen untuk mencapai nol bersih pada tahun 2045. Tantangan masih tetap ada, termasuk kurangnya cakupan pohon di Inglewood dan pemulihan dari kebakaran hutan pada Januari 2025.

Artikel Terkait

South Korea national football team training in Mexico for 2026 World Cup adaptation to altitude and heat
Gambar dihasilkan oleh AI

South Korea team trains in Mexico for 2026 World Cup

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

South Korea's national football team completed specialized training in Mexico to adapt to high altitude and heat ahead of the 2026 FIFA World Cup.

The 2026 World Cup begins Thursday with Los Angeles among 16 host cities, but experts warn that wildfire smoke could disrupt matches and harm players and fans. FIFA has protocols for heat but no specific guidelines for air quality.

Dilaporkan oleh AI

A peer-reviewed analysis estimates the 2026 World Cup will produce nine million tons of carbon dioxide equivalent, nearly double the average of recent tournaments. The emissions stem largely from expanded team air travel across Canada, Mexico, and the United States. Host cities face varying sustainability challenges and climate risks.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak