Sebuah analisis yang telah ditinjau sejawat memperkirakan Piala Dunia 2026 akan menghasilkan sembilan juta ton setara karbon dioksida, hampir dua kali lipat dari rata-rata turnamen sebelumnya. Emisi ini sebagian besar berasal dari peningkatan perjalanan udara tim di seluruh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Kota-kota tuan rumah menghadapi tantangan keberlanjutan dan risiko iklim yang bervariasi.
Turnamen yang diikuti oleh 48 tim dan 104 pertandingan di 16 kota ini akan dimulai pada 11 Juni di Mexico City. Scientists for Global Responsibility, Environmental Defense Fund, Cool Down, Sport for Climate Action Network, dan New Weather Institute menghitung total emisi tersebut mencapai sembilan juta ton setara CO2. Penerbangan tim menyumbang 7,7 juta ton, atau 85% dari total jejak karbon, karena skala acara dan persebarannya di Amerika Utara. Sebagai perbandingan, stadion Piala Dunia Qatar 2022 terletak dalam jarak 34 mil, sementara lokasi terdekat di tahun 2026—Stadion MetLife di New Jersey dan Lincoln Financial Field di Philadelphia—berjarak 95,5 mil. Salah satu rute tim berpotensi mencakup Toronto ke Los Angeles (2.175 mil), Los Angeles ke Seattle (932 mil), dan berlanjut ke Boston (2.500 mil). FIFA belum menetapkan batasan emisi yang mengikat bagi kota tuan rumah, meskipun para peneliti menyerukan untuk membatalkan perluasan turnamen, mewajibkan standar tertentu, dan menghentikan kerja sama dengan sponsor seperti Aramco, yang dikaitkan dengan tambahan 30 juta ton emisi. Risiko iklim menambah urgensi permasalahan ini. Enam stadion menghadapi tekanan panas ekstrem dengan Suhu Bola Basah (Wet Bulb Globe Temperatures) di atas 80°F, yang berbahaya bagi aktivitas fisik. Stadion AT&T di Arlington, Texas—yang akan menjadi tempat sembilan pertandingan—mengalami 37 hari dengan suhu di atas 95°F setiap tahunnya. Stadion NRG di Houston berisiko terkena panas ekstrem, banjir, dan kebakaran hutan; sementara Los Angeles menghadapi risiko asap kebakaran hutan, dan Miami rentan terhadap badai. Delapan kota memerlukan intervensi segera, dengan empat di antaranya berada dalam kondisi kritis. Peringkat dari World Sports Network per April 2026 menilai kota-kota berdasarkan transportasi, emisi, dan faktor lainnya. Vancouver memimpin, didukung oleh tenaga air terbarukan dan transportasi pusat menuju BC Place. Boston menyusul, diperkuat oleh persiapan menghadapi banjir dan aturan emisi. Mexico City, Toronto, dan Monterrey melengkapi lima besar, menyoroti keunggulan kota di luar AS meskipun terdapat 11 lokasi pertandingan di Amerika. Lokasi-lokasi di AS seringkali tertinggal dalam hal transportasi umum, sehingga memicu langkah-langkah khusus untuk acara tersebut seperti sistem bus di Dallas.