Manuel Mesa-Cabrera telah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua setelah memancing ayah tirinya ke sebuah Walmart di Columbus, Nebraska, dan menembaknya. Insiden tersebut terjadi pada 27 Mei 2025 di tempat parkir toko. Ia akan menjalani hukuman pada bulan April.
Pada 27 Mei 2025, Manuel Mesa-Cabrera, 26 tahun, meminta ayah tirinya yang berusia 42 tahun, Anhil Mirabal Hernandez, untuk menemuinya di Walmart yang berlokasi di 818 East 23rd Street di Columbus, Nebraska, guna membantu mencari suku cadang kendaraan, menurut pihak berwenang. Setelah memarkir kendaraan di area tersebut, Mesa-Cabrera mengeluarkan pistol Smith and Wesson 9 mm dan menembak dada serta kepala Hernandez. Ia telah membeli senjata tersebut secara legal dua minggu sebelumnya dan meninggalkan lokasi kejadian setelahnya. Petugas Departemen Kepolisian Columbus tiba sekitar pukul 18.20. Kapten Doug Molczyk menyatakan, 'Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban laki-laki tergeletak di tanah dengan luka tembak di dada. Petugas segera memberikan bantuan sampai tim medis dari Departemen Pemadam Kebakaran Columbus tiba di tempat kejadian.' Hernandez dibawa ke rumah sakit terdekat, di mana ia dinyatakan meninggal dunia. Mesa-Cabrera, yang telah didiagnosis menderita skizofrenia namun tidak mengonsumsi obat atau menemui dokter, menyerahkan diri tak lama kemudian, dengan mengatakan bahwa ia tahu dirinya akan ditangkap. Ia awalnya didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama dan penggunaan senjata api untuk melakukan tindak pidana, namun ia mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua. Vonis hukuman dijadwalkan pada bulan April.