Zachary Babitz mengaku bersalah atas pembunuhan dalam pembajakan mobil di Best Buy

Zachary Ryan Babitz telah menyetujui kesepakatan pengakuan bersalah yang akan membuatnya dipenjara seumur hidup setelah mengaku bersalah atas dakwaan federal terkait pembunuhan seorang pria berusia 83 tahun dalam insiden pembajakan mobil di sebuah toko Best Buy di Santa Fe, New Mexico. Pria berusia 40 tahun itu baru saja dibebaskan dari penjara beberapa bulan sebelumnya dan melakukan serangkaian kejahatan, termasuk perampokan bank dan restoran. Jaksa penuntut mencabut tuntutan hukuman mati sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Zachary Ryan Babitz, 40 tahun, mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan termasuk pembajakan mobil yang mengakibatkan kematian, perampokan bank, dan kepemilikan senjata api selama tindak kejahatan yang menyebabkan kematian, menurut Kantor Kejaksaan AS di New Mexico. Kesepakatan pengakuan bersalah tersebut memastikan hukuman penjara seumur hidup, dengan jaksa federal mengambil alih kasus ini dari otoritas negara bagian dan meniadakan tuntutan hukuman mati. Menurut polisi, Babitz menargetkan Gordon Wilson, 83 tahun, di area parkir Best Buy di 3533 Zafarano Dr. sekitar pukul 10:30 pagi pada 6 Agustus 2024, lalu menembaknya sebelum mencuri kendaraannya. Wilson telah pensiun dari manajemen investasi dan selama puluhan tahun menjadi sukarelawan di sebuah organisasi arkeologi nirlaba. Ia pernah menulis bahwa arkeologi mengungkap hasil dari eksperimen ekonomi dan sosial kuno, mulai dari pemukiman pueblo hingga kekaisaran. Rangkaian kejahatan dimulai pada 31 Juli 2024, ketika Babitz, yang masih mengenakan alat pelacak GPS di pergelangan kakinya, merampok bank Wells Fargo di Albuquerque sekitar pukul 2 siang. Ia melepas alat pelacak tersebut dan melanjutkan aksi perampokan di Santa Fe. Pada 10 Agustus, Babitz dan seorang wanita yang tidak teridentifikasi merampok sebuah gerai Arby's di Las Cruces dengan menodongkan senjata sekitar pukul 18:30, kemudian membajak mobil wanita lain sebelum menabrak dan melarikan diri dengan berjalan kaki. Polisi menangkap Babitz di lokasi kejadian, sementara wanita tersebut berhasil melarikan diri. Kepala Polisi Santa Fe Paul Joye mengatakan kepada wartawan bahwa Babitz 'seharusnya tidak pernah dibebaskan', seraya mencatat pembebasan awalnya dari hukuman penjara tahun 2019 terkait kasus perampokan dan pencurian kendaraan pada 12 Maret 2024, setelah menjalani masa tahanan sekitar 10 tahun dengan pengurangan masa hukuman. 'Dia melepas alat pelacak pergelangan kakinya dan langsung mulai membuat kekacauan,' ujar Joye. Kapten Thomas Grundler mengatakan motif di balik penargetan Wilson masih belum jelas, dan menggambarkan pembunuhan di siang hari bolong tersebut sebagai tindakan yang mengejutkan meskipun tingkat kejahatan kekerasan sedang menurun.

Artikel Terkait

Hakim Washtenaw County, Carol Kuhnke, menjatuhkan vonis 30 hingga 60 tahun penjara kepada Barry Lee Garza (58) atas penembakan fatal terhadap mantan kekasihnya, Amber Jo Thomas, pada tahun 2023. Garza menyergap Thomas di luar tempat kerjanya di Saline dan juga melukai seorang saksi mata. Vonis tersebut dijatuhkan setelah Garza menyatakan tidak menyanggah (no contest) atas dakwaan pembunuhan tingkat dua dan penyerangan dengan niat untuk membunuh.

Dilaporkan oleh AI

Trevor Weigel, 25, dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat ditambah 5 hingga 20 tahun penjara atas pembunuhan tingkat pertama terhadap mantan kekasihnya yang berusia 19 tahun, Jaden Battista. Vonis tersebut dijatuhkan menyusul putusan bersalahnya pada Januari lalu atas dakwaan termasuk perampokan dan percobaan penculikan. Serangan itu terjadi pada 16 Februari 2024, di Lower Makefield Township, Pennsylvania.

Seorang pria berusia 18 tahun telah dijatuhi hukuman 27 tahun hingga seumur hidup di penjara setelah mengaku bersalah atas penembakan yang menewaskan seorang remaja di sebuah Walmart di Keene, New Hampshire, pada tahun 2025.

Dilaporkan oleh AI

Jacob Baker ditangkap pada hari Kamis setelah perburuan besar-besaran di Big Island, Hawaii, terkait dengan kematian tiga pria lanjut usia. Pria berusia 36 tahun asal Pahoa tersebut menghadapi tuduhan pembunuhan dan perampokan setelah pihak berwenang menemukannya bersembunyi di sebuah gua kecil.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak