Pria di Texas divonis 50 tahun penjara atas penembakan fatal di kedai taco

Roland Contreras, 35 tahun, dijatuhi hukuman 50 tahun penjara karena membunuh Gabrielle Felis Del Angel, 33 tahun, dan menyerang suaminya di luar sebuah truk taco di San Antonio. Penembakan tersebut terjadi pada April 2023 setelah Contreras meneriaki sang suami dan mengejar kendaraan mereka. Juri menyatakan dia bersalah dalam waktu kurang dari 30 menit.

Pada 28 Maret, Kantor Kejaksaan Distrik Kriminal Bexar County mengumumkan bahwa Roland Contreras telah divonis 50 tahun penjara atas pembunuhan terhadap Gabrielle Felis Del Angel dan penyerangan berat menggunakan senjata mematikan terhadap suaminya. Insiden tersebut terjadi pada malam 6 April 2023, di sebuah truk taco di blok 1800 Southwest Military Drive di San Antonio, Texas. Suami Del Angel sedang mengantre makanan sementara istrinya menunggu di dalam mobil Jeep mereka. Contreras mendekati sang suami, mengeluarkan senjata api, dan meneriakinya. Suami tersebut lari kembali ke mobil Jeep dan mencoba melarikan diri, namun Contreras mengejar dan melepaskan tembakan, yang mengenai dada Del Angel. Menurut pihak kepolisian, korban bukanlah target yang dituju oleh pelaku. Sang suami berkendara menuju SPBU terdekat dan meminta bantuan, namun Del Angel dinyatakan meninggal dunia. Pihak berwenang mengidentifikasi Contreras melalui pengenalan oleh sang suami dari hubungan masa lalu dengan mantan pacarnya. Polisi sempat mencoba menangkapnya malam itu dengan menggunakan gas air mata di kediamannya, tetapi dia berhasil melarikan diri hingga tertangkap sekitar sebulan kemudian. Juri melakukan musyawarah selama kurang lebih 30 menit sebelum menyatakan dia bersalah, sebagaimana dilaporkan oleh KSAT. Jaksa Wilayah Bexar County, Joe Gonzales, menyatakan, 'Hari ini kami menegaskan kembali sikap kami melawan kekerasan. Tujuan kami akan terus mencari keadilan bagi para korban dan meminta pertanggungjawaban para pelaku atas tindakan melanggar hukum mereka.' Del Angel, seorang guru pendidikan luar biasa dan ibu dari tiga anak, dikenang dalam obituarinya sebagai 'seorang ibu penyayang dan perhatian yang sangat mencintai anak-anaknya lebih dari apa pun di dunia ini. Segala sesuatu yang dilakukannya adalah demi mereka.'

Artikel Terkait

Seorang pria berusia 33 tahun dijatuhi hukuman 45 tahun penjara karena menembak mati seorang seniman tato saat terjadi pertengkaran di sebuah rumah di San Antonio. Vonis tersebut dijatuhkan beberapa tahun setelah insiden yang terjadi pada 2021.

Dilaporkan oleh AI

Mario Juan Chacon, 27 tahun, dijatuhi hukuman 35 tahun penjara setelah mengaku bersalah membunuh mantan pacarnya Madeline Pantoja dan memanipulasi bukti. Pembunuhan terjadi di Midland, Texas, pada Mei 2023 setelah putus. Pihak berwenang menemukan sisa-sisa Pantoja di dalam meja kopi miliknya sendiri setelah pencarian dipicu oleh keadaan mencurigakan di apartemennya.

Seorang pria berusia 44 tahun didakwa dengan percobaan pembunuhan setelah diduga melepaskan tembakan ke arah karyawan sebuah restoran di Memphis menyusul pengusirannya karena menyerang seorang wanita.

Dilaporkan oleh AI

Darryl Lamar Collins, 55, menerima hukuman seumur hidup atas pembunuhan tingkat pertama terhadap kekasihnya, Fatima Johnson, di Los Angeles. Hal ini terjadi kurang dari setahun setelah ia dibebaskan dari penjara atas dua pembunuhan sebelumnya pada tahun 1990-an. Hukuman ini menyoroti kekhawatiran atas perubahan undang-undang pembebasan bersyarat pelaku muda di California pada tahun 2017.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak