Meta menaikkan harga headset VR Quest 3 dan Quest 3S miliknya sebesar $50 hingga $100 (12-20%) mulai 19 April akibat lonjakan harga chip memori global yang diperparah oleh investasi besar-besaran di infrastruktur AI, termasuk investasi Meta sendiri. Harga baru: Quest 3S (128GB) $350, (256GB) $450; Quest 3 (512GB) $600. Unit rekondisi juga akan mengalami kenaikan, namun harga aksesori tetap tidak berubah.
Meta mengumumkan kenaikan harga tersebut dalam sebuah blog, yang memengaruhi model mixed-reality premium Quest 3 dan Quest 3S yang lebih terjangkau, di mana keduanya dipuji karena peningkatannya dibandingkan Quest 2, termasuk kamera berwarna yang lebih baik. Harga Quest 3 (512GB) naik $100 dari $500 menjadi $600; model Quest 3S naik dari $300/$400 menjadi $350/$450 untuk varian 128GB/256GB. Perusahaan menyebut adanya kendala pasokan akibat melonjaknya biaya RAM yang naik 80-90% pada kuartal pertama menurut Counterpoint Research, dengan kelangkaan yang berpotensi berlangsung hingga 2028. Permintaan muncul dari pembangunan AI di seluruh industri yang diproyeksikan mencapai $630 miliar pada tahun 2026 untuk pusat data yang membutuhkan banyak RAM dan GPU. Meta turut berkontribusi pada tekanan tersebut dengan belanja modal sebesar $115-135 miliar pada tahun 2026 (naik dari $72 miliar pada tahun 2025), termasuk $21 miliar lebih lanjut untuk CoreWeave dan $10 miliar untuk pusat data di El Paso. Sementara itu, divisi VR/metaverse Meta, Reality Labs, telah mengakumulasi kerugian sebesar $73 miliar dan menghadapi pemotongan hingga 30% karena prioritas perusahaan beralih ke AI. Perusahaan teknologi lain memberikan respons serupa: Microsoft pada perangkat Surface dan Samsung pada model Galaxy tertentu. Meta menolak berkomentar mengenai potensi perubahan harga untuk game atau produk di toko aplikasi mereka.