Sir Mick Jagger menanggapi sindiran John Mulaney pada 2019 sambil mengungkapkan bagaimana dekade pemujaan di stadion mengubah pemahamannya tentang kenormalan. Vokalis Rolling Stones berusia 82 tahun itu mengatakan kepada The New York Times bahwa ia telah berubah secara permanen oleh ketenaran namun masih berusaha melawannya.
Jagger, yang belum menonton acara spesial Kid Gorgeous milik Mulaney, mengakui adanya keterputusan tersebut. "Anda menjadi terasing. Dari orang lain," ujarnya, seraya menambahkan bahwa lingkaran dunia hiburan hanya memperkuat gelembung tersebut. Ia menggambarkan kerusakan itu sebagai sesuatu yang abadi. "Secara psikologis, kondisi mental Anda rusak secara permanen," aku Jagger, meski ia masih melakukan "upaya sadar" untuk berjalan di jalanan dan membeli The New York Times seperti orang lain. Mulaney sempat bercanda bahwa status layaknya dewa yang disandang Jagger selama lima puluh tahun telah menghilangkan kesantunan sehari-hari seperti meminjam pengisi daya laptop. Jagger membalas bahwa dirinya di luar panggung adalah "versi yang dilebih-lebihkan" yang ia coba matikan, berharap sosok orang normal masih tersisa di baliknya. Jadi... apakah sang dewa musik rock ini benar-benar telah kembali membumi, atau apakah keterasingan itu akan terus menetap?