Federal Communications Commission (FCC) telah memberikan pengecualian kepada Netgear dan Eero dari larangan terhadap router Wi-Fi baru buatan luar negeri. Langkah ini menyusul perintah asli tanggal 23 Maret yang menargetkan perangkat dengan manufaktur atau desain di luar Amerika Serikat. Pembaruan firmware untuk model yang ada saat ini akan terus berlanjut hingga setidaknya 1 Januari 2029.
FCC mengumumkan larangan tersebut pada 23 Maret, dengan alasan risiko keamanan nasional yang terkait dengan serangan siber termasuk Salt Typhoon. Hampir semua router yang dijual di AS melibatkan komponen asing, namun pengecualian ini memungkinkan Netgear dan Eero untuk menjual model baru sementara mereka mengalihkan proses manufaktur ke dalam negeri.